Agincourt raih pinjaman US$100 juta

 
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 06 Desember 2011  |  11:33 WIB

 

JAKARTA: PT Agincourt Resources, anak usaha G-Resources Group Ltd, mendapat fasilitas pinjaman (standby loan) sebesar US$100 juta dari BNP Paribas, Hang Seng Bank Limited, dan Sumitomo Mitsui Banking Corporation.
 
Berdasarkan keterangan resmi perusahaan hari ini, standy loan tersebut dalam bentuk revolving credit facility agreement. Pinjaman itu akan digunakan jika dibutuhkan untuk membiayai penyelesaian proyek tambang emas dan perak Martabe di Sumatra Utara serta untuk aktivitas perusahaan selanjutnya.
 
Adapun BNP Paribas akan bertindak sebagai Technical Bank, Hang Seng Bank sebagai Account Bank dan Sumitomo sebagai Facility dan Security Agent. Ketiga bank merupakan mandated lead arrangers.
 
Fasilitas pinjaman tersebut berlaku selama 2,5 tahun, jatuh tempo per 30 Juni 2014 serta tanpa kewajiban hedging. Bunga awal berada di angka LIBOR plus 4,5%, yang akan turun menjadi LIBOR plus 4% setelah proyek Martabe selesai dan memenuhi uji penyelesaian seperti yang telah
disetujui oleh ketiga bank tersebut.
 
Pada akhir Oktober 2011, perusahaan masih memiliki dana kas sebesar US$242 juta serta aset-aset likuid lainnya. Jumlah ini diprediksi cukup untuk membiayai proyek tambang emas dan perak Martabe hingga memasuki masa produksi dan memiliki arus kas. Adapun tambang tersebut
diperkirakan mulai berproduksi pada kuartal I/2012.
 
Sebelumnya pada 14 Oktober 2011, PT Agincourt Resources diketahui telah menandatangani kerjasama dengan Logam Mulia, anak usaha PT Aneka Tambang Tbk terkait proses pemurnian atas batangan campuran emas dan perak menjadi emas dan perak dengan kemurnian tinggi. (sut)
 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top