Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

'BP Migas sebaiknya urus perusahaan asing saja'

 
Samantha Ardiansyah
Samantha Ardiansyah - Bisnis.com 29 November 2011  |  19:35 WIB

 

JAKARTA: Kementerian ESDM  meminta Badan Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (BP Migas) tidak lagi mengurusi perusahaan migas nasional, tetapi lebih fokus ke perusahaan migas asing.
 
Selain itu, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) akan lebih memprioritaskan perusahaan migas nasional, terutama PT Pertamina (Persero) untuk mengelola wilayah kerja minyak dan gas bumi di dalam negeri.
 
Wakil Menteri ESDM Widjajono Partowidagdo mengungkapkan perbaikan tata kelola migas itu akan dimasukkan dalam usulan revisi Undang-Undang Migas No. 22 /2001. 
 
Menurutnya, untuk kontrak-kotrak pengelolaan wilayah kerja yang belum jalan dan sudah berakhir, harus diprioritaskan kepada perusahaan migas nasional.
 
"Kalau memang perusahaan nasional itu mampu, ya itu harus diprioritaskan dong. Hanya blok-blok migas yang kita tidak mampu, baru diserahkan ke [perusahaan] asing. Ini untuk kontrak yang belum jalan dan sudah berakhir," katanya hari ini.
 
Dia mengatakan sudah saatnya perusahaan migas nasional diberikan kesempatan yang seluas-luasnya untuk menggarap potensi migas di Tanah Air. Untuk itu, lanjutnya, sistem kontrak bagi hasil (production sharing contract/PSC) untuk Pertamina dan perusahaan nasional lainnya juga bisa dihilangkan.
 
"Artinya, BP Migas tidak usah mengurusi perusahaan nasional lagi, jadi bisa fokus ke [perusahaan] asing saja. Pertamina juga tidak perlu pakai PSC lagi kalau sudah tidak diurus BP Migas," tuturnya. (sut)

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Sutarno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top