Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Tim SAR perkuat tiang Jembatan Kukar

BALIKPAPAN: Tim SAR memperkuat dua tiang baja Jembatan Kutai Kartanegara yang masih tersisa guna memastikan keselamatan dalam mengevakuasi korban runtuhnya jembatan tersebut.Kabag Humas Pemkab Kutai Kartanegara (Kukar) Sri Wahyuni mengatakan penyisiran
News Editor
News Editor - Bisnis.com 28 November 2011  |  12:28 WIB

BALIKPAPAN: Tim SAR memperkuat dua tiang baja Jembatan Kutai Kartanegara yang masih tersisa guna memastikan keselamatan dalam mengevakuasi korban runtuhnya jembatan tersebut.Kabag Humas Pemkab Kutai Kartanegara (Kukar) Sri Wahyuni mengatakan penyisiran korban masih tetap berlangsung hari ini. Dengan adanya penguatan tersebut diharapkan Tim SAR bisa melakukan proses evakuasi dengan tenang."Akan dilakukan perkerasan agar tidak membahayakan tim penyelamat," ujarnya ketika dihubungi Bisnis hari ini.Dia mengatakan tim penyelam juga telah menandai titik penarikan guna mengangkat kendaraan yang terjebak dalam badan jembatan. Nantinya setelah crane tersebut datang ke lokasi kejadian, tim penyelamat akan segera menarik kendaraan dan mengevakuasi korban.Sampai hari ini, tercatat 11 korban meninggal dunia dan 39 korban selamat. Dari korban selamat tersebut 15 orang di antaranya masih dirawat di rumah sakit. Sisanya sudah diperbolehkan pulang untuk rawat jalan.Sri mengatakan pihaknya telah bekerja sama dengan ASDP untuk menambah kapasitas angkut pelabuhan feri dengan menambah armada. Rencananya akan ada armada tambahan yang akan diperbantukan, hanya saja pihaknya belum mengetahui jumlah armada tersebut.Bagi warga yang tidak ingin menyeberang menggunakan feri, Sri mengatakan bisa mengambil jalur alternatif melalui Loa Kulu. Warga harus bersabar karena waktu tempuh yang diperlukan untuk sampai di seberang cukup lama.Pihaknya telah merencanakan untuk membangun jembatan baru di daerah Loa Kulu. Bahkan rencana tersebut telah disusun sebelum jembatan tersebut runtuh."Karena alasan itu kami akan mempercepat prosesnya agar tahun depan sudah bisa dilakukan lelang proyek," tuturnya. (22/tw) 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Rachmad Subiyanto

Editor : Nadya Kurnia

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top