Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Perekonomian Indonesia masuki fase super cycle

JAKARTA: Ekonomi Indonesia dinilai tengah memasuki fase super cycle, yakni tumbuh dengan cukup cepat. Pada 2030, Indonesia diperkirakan menjadi negara dengan ekonomi terbesar ke-6 di dunia dengan total PDB sebesar US$9,0 triliun. 
News Editor
News Editor - Bisnis.com 24 November 2011  |  21:07 WIB

JAKARTA: Ekonomi Indonesia dinilai tengah memasuki fase super cycle, yakni tumbuh dengan cukup cepat. Pada 2030, Indonesia diperkirakan menjadi negara dengan ekonomi terbesar ke-6 di dunia dengan total PDB sebesar US$9,0 triliun. 

 
Ekonom Standard Chartered Bank Eric Alexander Sugandi mengungkapkan ekonomi Indonesia dalam jangka panjang ditopang oleh perkembangan sumber daya manusia, kemajuan teknologi, perkembangan modal, plus kekayaan alam. 
 
"Pada 2020-2030, kami perkirakan masyarakat dengan kelas ekonomi menengah tumbuh signifikan disertai meningkatnya upah dan daya beli. Ini tulang punggung pertumbuhan ekonomi indonesia ke depannya," tutur Eric dalam acara Standard Chartered Economic Briefing 2012 hari ini.   
 
Volume ekspor impor Indonesia juga diperkirakan akan terus tumbuh akibat agresivitas pemerintah dalam membuka perdagangan internasional, a.l. perjanjian perdagangan bebas Indonesia dengan sejumlah negara, seperti China, India, Korea Selatan, Jepang, dan Australia-New Zealand.
 
Kondisi ini mungkin terjadi apabila pertumbuhan ekonomi Indonesia relatif stabil di kisaran 6%-7% per tahun. Jika demikian, pada 2020, diperkirakan Indonesia menjadi negara dengan ekonomi terbesar ke-10 di dunia dengan nominal produk domestik bruto (PDB) sebesar US$3,2 triliun. 
 
Menurut Eric, dari sisi ekonomi FTA dan organisasi perdagangan multilateral merupakan peluang produsen untuk memperluas pasar dan meningkatkan kualitas, sehingga konsumen mendapatkan harga yang bersaing dengan kualitas produk yang lebih baik. 
 
"Kami perkirakan ekspor akan menjadi mesin pertumbuhan Indonesia, dengan catatan ekspor komoditas sumber daya alam diolah untuk meningkatkan value added," tuturnya. 
 
Selain itu, perkembangan pendidikan, teknologi, dan komunikasi juga mendorong fase super cycle Indonesia. Sayangnya, tambah Eric, kesenjangan akses terhadap pendidikan dan teknologi masih sangat tinggi. 
 
"Transfer of knowledge tidak merata dan tidak terlalu berkembang. Perlu juga link and match kebutuhan tenaga kerja dan lulusan pendidikan tinggi," ujarnya. 
 
Standard Chartered Bank memperkirakan fase super cycle ekonomi akan terjadi pada tiga negara, yang secara ranking ditempati oleh China, India, dan Indonesia. 
 
Pada 2030, China diperkirakan menempati ranking ekonomi terbesar di dunia dengan PDB sebesar US$73,5 triliun dan India di posisi ketiga dengan nilai PDB sebesar US$30,3 triliun. (sut)

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Ana Noviani

Editor : Sutarno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top