Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Viar kembangkan pabrik motor terintegrasi

SEMARANG: PT Triangle Motorindo industri prinsipal motor Viar semakin serius ingin mengembangkan bisnis otomotif dengan membangun pabrik yang terintergrasi dari hulu hingga hilir, setelah sukses memproduksi delapan varian sepeda motor.General Manager
News Editor
News Editor - Bisnis.com 16 November 2011  |  19:51 WIB

SEMARANG: PT Triangle Motorindo industri prinsipal motor Viar semakin serius ingin mengembangkan bisnis otomotif dengan membangun pabrik yang terintergrasi dari hulu hingga hilir, setelah sukses memproduksi delapan varian sepeda motor.General Manager Penjualan dan Pemasaran PT Triangle Motorindo ™ Akhmad Zafitra Dalie mengatakan saat ini pabrik Viar yang sedang dibangun di atas lahan seluas 25 hektare di kawasan industri Bukit Semarang Baru sudah 80%.Sebagian besar pabrik, lanjutnya, sudah dioperasikan sejak awal tahun ini, dan rencana ke depan akan dikembangkan sebagai pabrik yang terintergrasi dari hulu hingga hilir yang doharapkan menjadi suatu kekuatan pabrikan motor di Indonesia."Investasi sebelumnya akan kamin tingkatkan mulai US$ 20 juta menjadi US$100 juta dalam kurun wakltu 10 tahun, untuk mewujudkan pabrik motor terbesar di Asia Tenggara," ujarnya selepas menerima kunjungan pers di pabrik Viar di Semarang, kemarin.Menurutnya, sejak berdirinya Triangle Motorindo 11 tahun lalu hingga kini produsen motor Viar telah memproduksi 400.000 unit untuk delapan varian dan penjualan mencapai 1.600 unit, sementara kapasitas terpasang 70.000 unit per bulan dari semula hanya 40.000 unit per bulan.Dalie menuturkan peningkatan kapasitas produksi sepeda motor sebanyak itu, dilakukan setelah  produsen non Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) ini sukses melakukan inovasi terhadap lima jenis motor berbagai varian.Kelima jenis motor itu, lanjutnya, terdiri tipe sepeda motor bebek, sport, roda tiga, matic dan trail dengan beberapa varian.Sebagai produsen sepeda motor dengan modal awal US$10 juta, Triangle Motorindo yang mengusung merek Viar, secara bertahap mulai menunjukan perkembangan positif, hingga pada 2011 pembangunan pabrik terintegrasi tahap IV itu sudah hampir rampung."Hingga akhir tahun ini penjualan yang ditargetkan sebanyak 120.000 unit dan sampai periode Triwulan III/2011 sudah terealisasikan 83% dan sisanya 17% optimis Desember mendatang terlampui," tuturnya.Kontribusi terbesar dari penjualan motor bebek 49%, matic 24% dan sisanya dari jenis motor niaga (roda tiga), sport dan trail serta skutermatik (skutik).Dalie menjelaskan penjualan produk Viar secara nasional saat ini menempati posisi keempat setelah produk dari pabrikan raksasa, yakni Honda, Yamaha dan Suzuki.Dari total penjualan sepeda motor pada 2010 yang mencapai  7,49 juta unit seperti dirilis Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), pangsa pasar Viar baru sekitar 1,3%-nya.Pada awal produksi, yang diperkenalkan Viar jenis sepeda motor niaga tipe Karya 150cc roda tiga bagi konsumen kalangan usaha kecil menengah (UKM) dengan kapasitas mesin 150cc dan Karya 200 cc, kemudian dilanjutkan jenis bebek New Star Z 100cc, bebek sport Star CX 100cc dan sport Vix R 150cc, disusul jenis matic Vior 125cc serta trail 150 cc.Dia mengatakan  peningkatan produksi yang didukung dengan pengoperasian pabrik baru dan penjualan didukung jaringan 500 dealer yang tersebar di seluruh Indonesia, dipastikan Viar bakal menjadi memimpin produsen motor Indonesia.Selain itu, dia menambahkan konsep yang diusung tidak hanya merakit sepeda motor, tetapi kini juga memproduksi semua sparepart Viar 90% (Viar genuine part) dengan item partnya mencapai di atas 40.000 item.Viar merupakan merek prinsipal asli Indonesia dan 100% secara total dimiliki Viar Indonesia- PT Triangle Motorindo yang dibangun secara profesional dengan modal internal (sendiri) hingga sampai saat ini belum menjemput finansial investor parner.Dalie menuturkan Triangle Motorindo segera kembali meluncurkan dua produk baru lagi yakni Trail City 150 cc dan New Matic 125 cc. Kedua jenis akan dipasarkan dengan produksi awal masing-masing untuk Trail City 100 unit per bulan dan New Matic 1.500 unit per bulan. (rsj/bsi)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Rachmat Sujianto

Editor : Puput Jumantirawan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top