Ruas tol Serangan-Tanjung Benoa segera dibangun

JAKARTA:Pembangunan ruas tol Serangan-Tanjung Benoa dengan nilai investasi Rp1,8 triliun akan segera dilaksanakan menyusul telah dikeluarkannya surat izin dari Kementerian Kehutanan terkait penggunaan lahan mangrove.Menteri Koordinator Bidang Perekonomian
Andhina Wulandari
Andhina Wulandari - Bisnis.com 29 September 2011  |  12:09 WIB

JAKARTA:Pembangunan ruas tol Serangan-Tanjung Benoa dengan nilai investasi Rp1,8 triliun akan segera dilaksanakan menyusul telah dikeluarkannya surat izin dari Kementerian Kehutanan terkait penggunaan lahan mangrove.Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa mengatakan untuk ruas yang lahannya melewati hutan, konstruksinya akan dibuat lebih tinggi sehingga tidak akan menggangu tanah perhutanan."Tadi sudah diputuskan tol Serangan-Tanjung Benoa akan dibangun secara flyover di atas laut sehingga tidak akan menggangu lahan mangrove," ujar Menko usai Rapat Koordinasi Tindak Lanjut Percepatan Pelaksanaan 6 proyek BUMN dalam MP3EI di Gedung Kemenko, hari ini.Sebelumnya pembangunan ruas tol sepanjang 10 km ini sempat terkenda karena terdapat jalur yang melewati hutan Mangrove sehingga harus mendapatkan ijin dari Kementerian Kehutanan. Namun persoalan lahan mangrove tersebut telah diselesaikan menyusul telah dikeluarkannya ijin dari Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup.Selain itu, Proyek ini pun sudah mengantongi perpres dan perda tata ruang kawasan strategis nasional,  Kawasan Perkotaan Denpasar-Badung-Gianyar-Tabanan (Sarbagita). Dengan demikian, saat ini pembangunan ruas tol Serangan-Tanjung Benoa tidak lagi terganjal persoalan apapun.Pemerintah telah menetapkan BUMN yang terdiri dari PT Jasa Marga sebagai pemegang saham mayoritas,  PT Pelabuhan Indonesia III,  PT Angkasa Pura I dan Bali Tourism Development Centre,  PT Wijaya Karya dan PT Hutama Karya,  dan PT Adhi Karya sebagai pemenang tender jalan tol Serangan-Tanjung Benoa. (faa)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Dara Aziliya

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top