Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Biaya handling & pelabuhan agar ditekan

JAKARTA: Pemerintah perlu mendorong penurunan biaya logistik yang bersumber di pelabuhan dengan menekan biaya port handling charge dan port fee  sehingga kapal nasional bisa beroperasi lebih efesien.Dosen Maritim Institut Teknologi 10 November Surabaya
Tisyrin Naufalty Tsani
Tisyrin Naufalty Tsani - Bisnis.com 26 September 2011  |  15:24 WIB

JAKARTA: Pemerintah perlu mendorong penurunan biaya logistik yang bersumber di pelabuhan dengan menekan biaya port handling charge dan port fee  sehingga kapal nasional bisa beroperasi lebih efesien.Dosen Maritim Institut Teknologi 10 November Surabaya Saut Gurning  mengatakan dorongan  dari pemerintah tersebut diperlukan supaya semakin banyak kapal nasional yang memiliki kemampuan bersaing di pasar luar negeri.Dia mengakui untuk menekan biaya logistik dipelabuhan melalui penurunan biaya port handling charge dan  port fee  lebih mudah dilakukan setelah adanya muatan kargo dalam jumlah besar.“Untuk itu, perlu sinergi antara operator pelayaran, pengelola pelabuhan dan otorutas fiskal  termasuk penyedia awak kapal hingga hingga otoritas keselamatan kapal,” katanya kepada Bisnis, hari ini.Selama ini, kapal nasional mendapatkan proteksi untuk menguasai pasar dalam negeri sehingga pada akhir 2010, kapal milik pelayaran nasional mampu mengangkut 98,1% muatan domestik.Pada akhir 2010, potensi pasar dalam negeri mencapai 308 juta ton dengan 303,1 juta ton sudah diangkut kapal nasional dan 5,9 juta ton masih dikuasai armada luar negeri, tetapi kondisi sebaliknya terjadi di pasar muatan luar negeri.Sementara itu, Ketua Umum Indonesian National Shipowners Association (INSA) Carmelita Hartoto mengatakan operator kapal perlu bekerja keras untuk memperkuat armadanya di sektor angkutan ekspor dan impor.Namun, katanya, pemerintah perlu membuat terobosan baru untuk mendorong industri pelayaran dengan memberikan keringan fiskal pada kegiatan pengadaan kapal dengan melanjutkan pembebasan bea masuk (BM) impor kapal. (Bsi)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Puput Jumantirawan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode Bisnis Indonesia Logo Epaper

BisnisRegional

To top