Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Santunan Jamsostek korban helikopter NHM dibayarkan Rp29 miliar

JAKARTA; PT Jamsostek menyerahkan santunan jaminan hari tua dan kecelakaan kerja kepada ahli waris lima orang karyawan PT Nusa Halmahera Minerals setara Rp29,08 miliar.Santunan tersebut diberikan karena kelima karyawan perusahaan itu meninggal dalam
Jessica Nova
Jessica Nova - Bisnis.com 26 September 2011  |  10:54 WIB

JAKARTA; PT Jamsostek menyerahkan santunan jaminan hari tua dan kecelakaan kerja kepada ahli waris lima orang karyawan PT Nusa Halmahera Minerals setara Rp29,08 miliar.Santunan tersebut diberikan karena kelima karyawan perusahaan itu meninggal dalam kecelakaan pesawat helikopter jenis Bell 412 Nyaman Air pada 3 Agustus 2011 di Manado.Menurut Direktur Utama PT Jamsostek Hotbonar Sinaga, santunan yang diberikan merupakan hak karyawan dari hasil kepesertaannya yang dibayarkan secara baik oleh perusahaan."Apabila perusahaan melaksanakan kewajiban perlindungan jaminan sosial kepada pekerjanya sesuai dengan ketentuan yang berlaku, maka jika terjadi musibah tidak merugikan pekerja dan ahli warisnya," ujarnya saat menyerahkan santunan itu di kantor PT Elnusa Halmahera Minerals Jakarta, hari ini.Kelima korban kecelakaan helikopter itu terdiri dari Zainudin Achmad, warga Indonesia dan empat orang karyawan lainnya, yakni Adrian Leigh Aird, Roelof Johannes Roodt, Barry Goerge Tomlinson dan Dion William Rennie adalah warga negara Afrika, serta Australia.Santunan untuk keempat karyawan PT Nusa Halmahera Minerals yang berkewarganegaraan asing diberikan kepada manajemen perusahaan itu yang diterima Presiden Direktur Iwan Irawan, sedangkan santunan untuk Zainudin Achmad diterima oleh istri korban Dina Susanti.Para karyawan perusahaan itu pada 3 Agustus lalu sekitar pukul 14.26 waktu setempat bersama-sama berangkat dari Manado menuju Desa Gosowong Kecamatan Malifut Halmahera Utara dengan lepas landas dari Bandara Sam Ratulangi.Namun, pesawat helikopter pada pukul 14.31 waktu setempat kehilangan kontak dan keesokan harinya sekitar pukul 01.06 WIT, pesawat ditemukan oleh Tim SAR dalam keadaan rusak berat dan semua penumpang meninggal dunia.(faa)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Dara Aziliya

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode Bisnis Indonesia Logo Epaper

BisnisRegional

To top