Angkasa Pura I siapkan belanja modal Rp5,6 triliun

 
Arif Gunawan Sulistyono
Arif Gunawan Sulistyono - Bisnis.com 16 September 2011  |  18:24 WIB

 

JAKARTA: PT Angkasa Pura I akan kembangkan sejumlah bandara di bawah naungannya dan menyiapkan belanja modal atau capital expenditure senilai Rp5,6 triliun hingga 2013.
 
Untuk menutupi belanja modal tersebut, AP I tengah menimbang untuk menerbitkan obligasi sekitar Rp3 triliun yang akan dikelola dua perusahaan sekuritas yakni Danareksa dan Bahana. 
 
Sekretaris Perusahaan AP I Miduk Situmorang mengatakan pihaknya tengah mengkaji segala kemungkinan untuk memperoleh dana capex tersebut.
 
"Kami sudah jajaki pinjaman bank dan obligasi. Kami undang Danareksa dan Bahana untuk evaluasi layaknya apakah terbitkan obligasi atau pinjaman bank. Prinsipnya karena likuditas baik, Bank Mandiri sudah menyatakan minat," kata Miduk usai acara penyerahan bantuan Rp500 juta kepada Pengurus Besar Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PB PTMSI) siang ini. 
 
Miduk menambahkan pihaknya lebih tertarik untuk menerbitkan obligasi karena biaya dananya lebih murah ketimbang pinjaman bank. Namun hal itu masih tergantung pengkajian kedua perusahaan sekuritas yakni Danareksa dan Bahana.  
 
"Mungkin kami terbitkan obligasi bisa  Rp3 triliun. Kami tidak mau pinjam dari luar. Kami lebih senang dengan terbitkan obligasi," kata dia.
 
Miduk menambahkan saat ini pihaknya memiliki dana yang siap dipakai untuk capex Rp1,5 triliun. 
 
"Dahulu saat membangun bandara di Ujung Panjang, kami berencana menerbitkan obligasi Rp400 miliar, dari total dana yang dibutuhkan Rp700 miliar, tetapi tidak jadi. Begitu juga Lombok Rp450 miliar, ternyata kami bisa biaya sendiri," kata Miduk.
 
Dia menambahkan seluruh dana capex ini akan digunakan untuk mengembangkan sejumlah bandara di bawah naungannya yakni bandara Ngurah Rai, Bali yang akan menelan dana Rp2 triliun, Sepinggan Balikpapan Rp1,7 triliun, Bandara Juanda Surabaya Rp400 miliar, Adi Sucipto Yogyakarta Rp300 miliar, bandara di Banjarmasin, dan di Kupang serta di Lombok. (sut)
 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top