Stok beras DKI Jakarta aman

JAKARTA: Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memastikan stok beras hingga awal 2011 di wilayah DKI Jakarta tetap aman. Berdasarkan laporan dari tim ekonomi Provinsi DKI Jakarta, ketersediaan beras di Pasar Induk Cipinang Jakarta Timur mencapai 3.000 ton
Yanto Rachmat Iskandar
Yanto Rachmat Iskandar - Bisnis.com 23 Desember 2010  |  10:09 WIB

JAKARTA: Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memastikan stok beras hingga awal 2011 di wilayah DKI Jakarta tetap aman. Berdasarkan laporan dari tim ekonomi Provinsi DKI Jakarta, ketersediaan beras di Pasar Induk Cipinang Jakarta Timur mencapai 3.000 ton per hari untuk jangka waktu penyimpanan 10 hari ke depan.

Memang ada beberapa komoditas bergerak, salah satunya beras. Namun, jika dipantau di pusat Cipinang yang masuk lebih besar daripada yang keluar artinya stok mereka aman, ujar Asisten Perekonomian dan Adminstrasi DKI Jakarta Hasan Basri, hari ini.

Optimisme ini dilihat dari kondisi pasar penjualan beras pada November hingga menjelang akhir Desember tahun ini karena volume beras yang diperjualbelikan ke konsumen melalui para peritel relatif lebih sedikit jika dibandingkan dengan volume beras yang masuk sebagai persediaan.

Namun fakta di lapangan yang terjadi justru sebaliknya, harga komoditas beras nasional bahkan di wilayah DKI Jakarta justru menanjak sejak November hingga menjelang pergantian tahun 2011. Melihat kondisi demikian Hasan beranggapan kenaikan harga ini akibat ulah peritel yang sengaja menaikkan harga beberapa komoditas bahan pokok, tidak terkecuali beras.

Ini persepsi psikologis saja. Secara nasional pun [stok beras] sebenarnya aman, begitu pula di daerah, ujar Ketua Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Provinsi DKI Jakarta ini.

Kondisi berbeda terjadi pada komoditas cabai yang mengalami peningkatan harga akibat stok persediannya yang semakin menipis. Ini terjadi akibat pasokan cabai dari kawasan Jawa Tengah mengalami penurunan akibat bencana alam Gunung Merapi. Hasan memaparkan, sebagian besar pasokan cabai wilayah DKI Jakarta dating dari beberapa kota di Jawa Tengah, yaitu Magelang, Salatiga, dan Muntilan.

Namun akibat erupsi Merapi yang terjadi sejak November 2010, pasokan cabai ikut turun akibat banyak lahan pertanian rusak. Kita masih menunggu recovery dari daerah pemasok itu karena masih perlu waktu akibat hujan abu. Maka himbauan saya [untuk warga DKI Jakarta] kurangilah pemakaian cabai, ujarnya.

Guna menjaga stabilitas harga bahan pokok, Pemprov DKI Jakarta akan menggelar operasi pasar khusus beras, operasi pasar khusus, dan operasi pasar murah. Menurut rencana operasi pasar khusus beras, operasi pasar, dan operasi pasar murah akan dilakukan pada 28 Desember hingga 30 Desember 2010.

Jika operasi khusus beras akan dilakukan di 12 pasar tradisional pada waktu yang tidak dia sebutkan, maka operasi khusus dan pasar murah akan dilakukan secara berkala akan dilakukan pada 28 Desember 2010. Operasi khusus dan pasar murah pada 28 Desember 2010 akan dilakukan Dinas Koperasi, UMKM, dan Perdagangan di 5 wilayah DKI Jakarta, sedangkan operasi pasar khusus dan pasar murah pada 29-30 Desember dilakukan Dinas Kelautan dan Pertanian bekerjasama dengan PD Dharma Jaya di 10 titik lokasi pasar.

Ada juga yang penting, ternyata ada penelitian korelasi langsung antara Raskin dan harga. Maka Raskin akan dipersiapkan makin kuat. Hari ini akan dikeluarkan instruksi gubernur, ujar Hasan. (mrp)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Mursito

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top