Pencairan proyek perlu diperbaiki

Yoseph Pencawan - nonaktif | 20 Desember 2010 11:54 WIB

JAKARTA: Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) mendorong pemerintah untuk memperbaiki pencairan daftar isian penggunaan anggaran (Dipa) agar masalah lamban dan rendahnya penyerapan anggaran tidak terjadi lagi pada tahun depan.Anggota ISEI Didik J. Rachbini mengatakan perbaikan pencairan Dipa bisa dilakukan dengan beberapa langkah a.l. melaksanakan penganggaran tahun jamak, mempercepat pelaksanaan sistem anggaran berbasis akrual dan meninggalkan sistem berbasis kas, dan mendisiplinkan kementerian dalam menyusun perencanaan hingga pelaksanaan anggaran dengan Kementerian Keuangan dan DPR.

"Faktor utama penyebab rendahnya penyerapan anggaran adalah parlemen dan birokrasi," ujar ekonom yang juga merupakan mantan anggota DPR itu usai mengikuti forum group discussion ISEI di Jakarta hari ini.

Lebih jauh ISEI menilai pencairan Dipa APBNP 2010 yang lamban dan rendah telah menganggu pertumbuhan dan stabilitas ekonomi Indonesia. Dalam tiga tahun terakhir, rasio pencairan Dipa sudah mencapai di atas 90% meski lebih dari 50% diantaranya terjadi di akhir kuartal ketiga dan keempat. Akan tetapi pada 2010, pencairan diperkirakan hanya di bawah 90% dan keterlambatan pencairan juga masih terjadi.

Di samping itu, komposisi belanja barang juga masih lebih tinggi dibandingkan belanja modal sehingga kondisi tersebut berdampak negatif terhadap laju pertumbuhan ekonomi, kebijakan moneter, inflasi, dan penyerapan lapangan kerja.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Mursito

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top