Garuda terapkan ERM

JAKARTA: Garuda Indonesia tahun ini mulai memberlakukan enterprise risk management (ERM) untuk meminimalisasikan kegagalan setiap menerapkan sebuah sistem baru.
News Editor | 16 Desember 2010 09:52 WIB

JAKARTA: Garuda Indonesia tahun ini mulai memberlakukan enterprise risk management (ERM) untuk meminimalisasikan kegagalan setiap menerapkan sebuah sistem baru.

Rini Purwandari, Vice President Enterprise Risk Management (ERM) Garuda Indonesia, mencontohkan saat penerapan sistem integrasi teknologi informasi di maskapai pelat merah itu, karyawan masih belum waspada dengan risiko-risiko yang kemungkinan akan terjadi.

Akibatnya, gangguan sistem pun tidak terhindarkan.

Seharusnya kalau ada pergantian sistem, kita mengamati rundown [jalannya sistem] tiap jamnya supaya dapat mengidentifikasi risiko yang mungkin terjadi, ungkapnya hari ini.

Rini mengatakan tahun ini Garuda mulai memberlakukan ERM untuk mengatasi rsiko-risiko yang mungkin terjadi selama melakukan kegiatan operasional. Mitigasi resiko tersebut dibagi ke dalam empat kelompok, yaitu asuransi, share, avoid, dan accept.

Untuk risiko delay atau penundaan itu masuk kategori accept, karena kita akan menanggung semua kerugian penumpang termasuk biaya transportasi dan akomodasi, jelasnya.

Rini mengatakan pihak Garuda tidak menganggarkan secera khusus dana untuk ERM ini. Menurutnya, dana akan diambil dari kategori biaya tak terduga.

Yang jelas ERM ini diterapkan agar nantinya sistem manajemen Garuda lebih terintegrasi, katanya. (sut)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top