Sulawesi Tenggara butuh pengadaan pasar

KENDARI: Gubernur Sulawesi Tenggara meminta pemerintah pusat memasukkan program pengadaan pasar di wilayahnya, mengingat minimnya jumlah yang ada di tengah pertumbuhan ekonomi yang mencapai 8%.
News Editor | 16 Desember 2010 05:57 WIB

KENDARI: Gubernur Sulawesi Tenggara meminta pemerintah pusat memasukkan program pengadaan pasar di wilayahnya, mengingat minimnya jumlah yang ada di tengah pertumbuhan ekonomi yang mencapai 8%.

Nur Alam, Gubernur Sulawesi Tenggara, mengatakan banyak kemajuan di bidang ekonomi di kota ini, bahkan pertumbuhannya mencapai 8%, pengangguran turun 4,6%, dan jumlah penduduk miskin berkurang 64.700 jiwa."Tetapi jumlah pasarnya masih minim. Terlebih Pasar Baru Uwa Uwa di tengah kota baru saja terbakar," jelas Nur Alam saat membuka peresmian Kawasan Pedagang Kaki Lima (KPKL) di Kendari, siang ini.Dia menjelaskan di Kendari terdapat 12 kabupaten kota, 112 kecamatan dan 1.200 desa, tetapi jumlah pasarnya tidak memadai.Menko Perekonomian Hatta Rajasa yang untuk pertama kalinya meresmikan kawasan pedagang kaki lima senilai Rp14 miliar di Kendari, meminta Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu untuk memasukkan pembangunan pasar di daerah ini dalam program anggaran tahun depan.Hatta menilai Sulawesi Tenggara merupakan salah satu provinsi yang mampu memaksimalkan sumber daya alamnya agar memiliki nilai tambah, sehingga mendongkrak pertumbuhan ekonomi di daerah ini.Pemda lainnya, tambah Hatta, harus mampu menyejahterakan masyarakatnya.(er)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Mursito

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top