10.000 Sarjana akan dididik jadi wirausaha

JAKARTA: Kementerian Koperasi dan UKM tahun depan akan mendidik dan melatih sedikitnya 10.000 sarjana untuk menjadi wirausaha baru dengan mendapatkan pinjaman Rp10 juta-Rp20 juta per orang atau per kelompok.
Zulkarnaini Muchtar | 15 Desember 2010 11:24 WIB

JAKARTA: Kementerian Koperasi dan UKM tahun depan akan mendidik dan melatih sedikitnya 10.000 sarjana untuk menjadi wirausaha baru dengan mendapatkan pinjaman Rp10 juta-Rp20 juta per orang atau per kelompok.

Deputy Bidang Pengembangan SDM Kementerian Koperasi dan UKM Agus Maharram mengatakan pihaknya telah melatih sebanyak 7.500 sarjana, 1.700 orang di antaranya sudah mendapatkan bimbingan teknis.

"Sampai akhir tahun ini, sedikitnya 143 orang sudah mendapatkan pinjaman modal Rp10 juta-Rp20 juta dari Lembaga Pengelolaan Dana Bergulir (LPDB) UKM dengan total sekitar Rp3,8 miliar," ujarnya di sela-sela acara pelatihan pasang payet dan mote binaan Rumah Kreatif Amy Ibrahim Atmanto di kawasan Tebet, Jakarta Selatan.

Pelaksanaan program tersebut tertuang pada peraturan Meneg Koperasi dan UKM no 04/Per/M. KUKM IX/2010 tanggal 23 september 2010 tentang program penumbuhan dan pengembangan sarjana wirausaha.

Dari pelaksanaan program tersebut antara lain untuk menumbuhkan dan mengembangkan wirausaha. Mereka diharapkan mampu menciptakan lapangan pekerjaan bagi diri sendiri, keluarga, masyarakarakat, dan lingkungan.

Selain itu untuk mengoptimalkan pendayagunaan SDM terdidik dengan memanfaatkan teknologi dan sumber daya lokal yang memiliki keunggulan kompetitif bak melalui perorangan, koperasi, atau kelompok.

Kendalanya, kata Agus, karena masih rendahnya minat para sarjana untuk terjun menjadi wirausaha. Untuk itu kami terus melakukan sosialiasi tentang wirausaha kepada para sarjana, katanya.

Selain memberikan pelatihan kepada sarjana, katanya, mulai tahun depan pihaknya akan mengembangkan program khusus untuk memberikan pelatihan pada kaum marjinal.

Tahun pertama, pihaknya menargetkan akan melatih sebanyak 1.000 orang. Untuk itu, pihaknya mendukung pelatihan yang dilakukan oleh Rumah Kreatif Amy Ibrahim Atmanto yang didirikan oleh perancang kebaya eksklusif Amy Atmanto. (tw)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Mursito

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top