Program PLN sehari sambung 1.000 MW lebihi target

JAKARTA: Program sehari sambungan 1.000 megawatt (MW) yang disiapkan PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) khusus untuk kalangan bisnis dan industri hari ini melampaui target yang ditetapkan dengan pencapaian 1.600 MW.
Tiara Syahra Syabani
Tiara Syahra Syabani - Bisnis.com 15 Desember 2010  |  09:51 WIB

JAKARTA: Program sehari sambungan 1.000 megawatt (MW) yang disiapkan PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) khusus untuk kalangan bisnis dan industri hari ini melampaui target yang ditetapkan dengan pencapaian 1.600 MW.

Direktur Utama PLN Dahlan Iskan mengatakan dari total sekitar 1.600 MW melayani 2.833 antrean pengusaha untuk wilayah Jakarta, Bogor, Banten Utara, Tangerang, Depok, Gunung Putri, Bekasi, dan Karawang.Dengan adanya program ini seharusnya antrean dari kalangan bisnis dan industri di Jabodetabek dan Banten sudah tuntas. Khusus antrean bisnis dan industri diluar yang sudah dilayani hari ini, secara nasional masih ada sekitar 1.000 calon pelanggan, ujar Dahlan, hari ini.Lebih lanjut, Dahlan mengungkapkan pihaknya akan menggelar program serupa untuk kalangan bisnis dan industri pada Mei 2011. Adapun rencananya daerah yang akan mendapat sambungan sehari 1.000 MW berikutnya adalah Jawa Timur dan Jawa Tengah.Program sehari sambungan 1.000 MW berikutnya, kata Dahlan, masih menunggu tambahan pasokan listrik dari beberapa pembangkit seperti pembangkit Suralaya 8 yang berkapasitas 800 MW, Pembangkit Paiton 3 yang berkapasitas 660 MW, dan pembangkit Tanjung Jati 3 dan 4 yang masing-masing berkapasitas 600 MW. 3 Bulan lagi, ditargetkan ada tambahan listrik dari tiga pembangkit itu. Secara nasional, saat ini ada sekitar 500.000 calon pelanggan PLN yang mengantre untuk mendapatkan listrik. Perusahaan pelat merah ini menargetkan akan menghabiskan daftar antrean tersebut pada April 2011. Adapun PLN saat ini sudah melayani sekitar 41 juta pelanggan.Manajer Senior Komunikasi Korporat PLN Bambang Dwiyanto menjelaskan dari 2.833 pelanggan baru yang disambung pada program 1.000 MW, 15 Desember 2010, mayoritasnya atau 2.078 berasal dari wilayah Jakarta dan Tangerang.2.833 pelanggan baru itu total daya 1.723 mega volt ampere [MVA] atau sekitar 1.600 MW. Nah, yang Jakarta dan Tangerang yang berjumlah 2.078 pelanggan baru itu dayanya 1.417 MVA atau sekiitar 1.300 MW, ujar Bambang.Dahlan menjelaskan tujuan dilaksanakan program ini untuk melenyapkan praktek pungutan liar (pungli), percaloan. PLN mengklaim permohonan penyambungan diproses secara transparan. Calon pelanggan tidak akan dibebani dengan biaya tambahan seperti pembangunan jaringan atau pembelian trafo distribusi. Biaya Penyambungan yang dibayar sesuai dengan biaya penyambungan standar.Logikanya untuk penyediaan listrik dengan kapasitas 1.600 MW dengan cara penyediaan pembangkit PLN butuh Rp15 triliun. Untuk program 1.000 MW hari ini, pasokannya sudah ada dari sistem Jawa Bali, kata Dahlan. Sebelumnya, Kepala Divisi Niaga PLN Benny Marbun menyebutkan program sehari sambungan 1.000 MW ditargetkan bisa menggaet sekitar 6.000 calon pelanggan bisnis dan industri. (aph)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Mursito

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top