Pemerintah belum siap terapkan pembatasan BBM bersubsidi nasional

JAKARTA: Pemerintah mengaku belum siap menerapkan kebijakan pembatasan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi secara menyeluruh pada Januari 2011 karena kesiapan infrastruktur baru sebatas wilayah Jabodetabek.
Yanto Rachmat Iskandar
Yanto Rachmat Iskandar - Bisnis.com 13 Desember 2010  |  08:54 WIB

JAKARTA: Pemerintah mengaku belum siap menerapkan kebijakan pembatasan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi secara menyeluruh pada Januari 2011 karena kesiapan infrastruktur baru sebatas wilayah Jabodetabek.

Hatta Rajasa, Menteri Koordinator bidang Perekonomian, menegaskan intinya pemerintah siap untuk menerapkan kebijakan pembatasan BBM bersubsidi di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) paada Januari 2011. Namun, jika dikaitkan dengan penerapan di seluruh Tanah Air, kesiapan infrastrukturnya belum terpenuhi dan baru bisa pada 2013.Untuk Jabodetabek ada surat dari Pertamina yang menyatakan siap. Kalau seluruh Jawa itu baru Juni dan memang tahapannya begitu. Kalau mau seluruh Indonesia ya belum siap tahapannya sampai 2013, ujar dia di sela-sela rapat kerja dengan Komisi VII DPR, hari ini.Menurut dia, pembatasan BBM bersubsidi di Jabodetabek per Januari 2011 akan dapat menghemat anggaran subsidi sebesar Rp3 triliun setahun. Artinya, jika ditunda lagi, maka volume BBM bersubsidi dipastikan akan membengkakbisa sampai 42 juta kilo liter.Kalau seandainya ini tidak dilakukan pembatasan, maka bukan penghematan yang ada. Tapi kita harus mencari uang lagi untuk menutupi itu (pembengkakan volume BBM bersubsidi) 42 juta kilo liter karena sekarang kan 38 juta kilo liter dan prediksi kami pertumbuhannya (di 2011) 8-10%, katanya. (mrp)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Mursito

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top