Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Otorita Klaim Investor Asing Siap Masuk IKN, Investasi Rp55 Triliun!

Badan Otorita mengklaim telah mengantongi komitmen investasi jumbo dari investor asing untuk sejumlah proyek di IKN. Berikut ini bocorannya.
Titik Nol IKN - Humas Setkab/Oji.
Titik Nol IKN - Humas Setkab/Oji.

Bisnis.com, JAKARTA - Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) mencatat telah mengantongi komitmen investasi jumbo dari penanam modal asing (PMA) untuk megaproyek di Ibu Kota Nusantara (IKN) mencapai Rp55 triliun.

Deputi Pendanaan dan Investasi OIKN, Agung Wicaksono, menjelaskan, komitmen investasi asing senilai Rp55 triliun tersebut akan bergerak pada sektor hunian. Khususnya, untuk pengadaan hunian bagi aparatur sipil negara (ASN).

"Totalnya untuk KPBU (Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha) penghunian untuk membangun hunian ASN saat ini kita hitung dari proses yang sudah berjalan totalnya sekitar Rp55 triliun," kata Agung dalam agenda Media Briefing, Jumat (29/12/2023).

Agung menjelaskan, sejumlah negara yang telah menyampaikan komitmennya untuk investasi proyek infrastruktur hunian di IKN itu berasal dari China dan Malaysia.

Perinciannya, investor asal China yakni Citic Construction yang akan membangun 60 rumah susun (rusun) bagi ASN Kementerian Pertahanan (Kemenhan). Kemudian, terdapat dua perusahaan asal Malaysia yakni Maxim akan membangun 10 rusun ASN dan IJM membangun 20 rusun ASN di IKN.

"Jadi, ketika nanti setelah selesai [proses tahapan penyelesaian KPBU-nya] dan sudah hadir serta melaksanakan groundbreaking, maka paling tidak ada Rp55 triliun ini [investasi asing] yang akan mulai terwujud," ujar Agung.

Tak hanya itu, OIKN juga menyebut tengah membuka peluang investasi sebesar-besarnya bagi calon investor asing yang berminat turut serta mendukung pengembangan teknologi di IKN.

Adapun saat ini, OIKN telah mencatat terdapat 6 negara yang telah menyampaikan minatnya untuk investasi pada sektor pengembangan teknologi di IKN, yakni Korea Selatan, Amerika Serikan, Prancis, China German dan Finlandia.

Sebelumnya, Menteri Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia, memang menyebut bahwa akan ada gelombang investasi jumbo yang bakal disuntik asing ke IKN pada 2024.

Bahlil memberikan sinyal, komitmen investasi yang akan diinjeksi oleh asing tersebut mulai di-groundbreaking pada semester II/2024, tepatnya setelah pembangunan infrastruktur dasar tahap I di IKN rampung dibangun.

"Yang dari luar Indonesia sekarang sudah deal, dan investasi yang sudah masuk hampir kurang lebih sekitar Rp50 triliun," pungkasnya saat ditemui di Jakarta.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper