Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

OASA Bidik Kapasitas Produksi Biomassa Capai 500.000 Ton Hingga 2026

PT Maharaksa Biru Energi Tbk. (OASA) menargetkan kapasitas produksi biomassa mencapai 500.000 ton dalam tiga tahun ke depan atau hingga 2026.
CEO/Presiden Direktur PT Maharaksa Biru Energi Tbk. (OASA) Bobby Gafur Umar dan Bupati Blora Arief Rohman usai menandatangani Perjanjian Kerja Sama Pembangunan Pabrik Biomassa, Jakarta, Rabu (29/11/2023) - BISNIS/Ni Luh Anggela.
CEO/Presiden Direktur PT Maharaksa Biru Energi Tbk. (OASA) Bobby Gafur Umar dan Bupati Blora Arief Rohman usai menandatangani Perjanjian Kerja Sama Pembangunan Pabrik Biomassa, Jakarta, Rabu (29/11/2023) - BISNIS/Ni Luh Anggela.

Bisnis.com, JAKARTA - PT Maharaksa Biru Energi Tbk. (OASA) menargetkan kapasitas produksi biomassa mencapai 500.000 ton dalam tiga tahun ke depan atau hingga 2026 dari total pabrik yang ada di Bangka, Banten, NTB, dan Blora.

Hal tersebut disampaikan CEO/Presiden Direktur Maharaksa Biru Energi, Bobby Gafur Umar, usai menandatangani kesepakatan kerja sama OASA dan Pemerintah Kabupaten Blora dalam pengembangan proyek bidang energi terbarukan, Rabu (29/11/2023). 

“Target [produksi biomassa] dalam tiga tahun itu bisa 500.000 ton, termasuk Blora,” kata Bobby kepada awak media di Jakarta, Rabu (29/11/2023).

Lebih lanjut, Bobby mengatakan, satu pabrik milik perseroan yang berlokasi di Air Duren, Bangka, akan diresmikan pada awal 2024. Pembangunan pabrik itu sudah 85% dan diharapkan sudah dapat berproduksi pada awal 2024.

Sementara pabrik kedua yang berlokasi di Bangka Selatan diharapkan mulai menghasilkan listrik pada kuartal I/2024. Pabrik kedua ini akan terintegrasi dengan Pembangkit Listrik Tenaga Biomassa (PLTBm).

Perseroan juga telah berencana untuk membangun pabrik sejenis di daerah Banten. Pabrik tersebut akan dibangun dengan investasi sekitar Rp50 miliar.

Bobby mengatakan, hasil produk dari pabrik di Banten akan dipasok sebagai bahan co-firing PLTU Labuan di Banten.

Perseroan juga sudah melakukan penandatanganan kerja sama dengan pemerintah daerah NTB dan Belitung untuk membangun industri biomassa

Terbaru, OASA menjalin kerja sama dengan Pemkab Blora untuk membangun industri biomassa. Untuk pembangunan tahap awal, OASA mengucurkan dana sebesar Rp50 miliar. Proses peletakkan batu pertama atau groundbreaking ditargetkan paling lambat dilaksanakan pada pertengahan 2024.

Bobby mengatakan bahwa pada 2024, perseroan akan lebih memprioritaskan pembangunan pabrik di Blora dan Banten.

“Yang tahap prioritas dulu, tahun depan adalah di Blora sama Banten. Untuk di NTB kemarin kan baru ganti Gubernur, mudah-mudahan juga akhir tahun depan, sama di Belitung. Nah yang udah jalan [pembangunan pabriknya] di Bangka,” jelasnya. 

Adapun per 2023, Bobby mengungkapkan produksi biomassa untuk kebutuhan co-firing di seluruh Indonesia baru mencapai 1 juta ton dari target 10,2 juta ton. 

“Tahun depan PLN itu melalui energi primer mencoba menaikkan menjadi 2 juta ton,” ungkapnya. 

Dia menambahkan, tantangan terbesar dalam implementasi co-firing biomassa di PLTU milik PLN di Indonesia adalah upaya untuk menjaga keberlanjutan pasokan bahan baku biomassa, dengan tetap mempertimbangkan aspek keekonomian.

Bobby, yang juga merupakan Ketua Bidang Industri Manufaktur Apindo itu mengharapkan Kementerian ESDM untuk terus mengawal dan memfasilitasi upaya-upaya penyediaan bahan baku biomassa di sisi hulu serta menjaga agar implementasinya dapat berjalan dengan baik.

“Sekali lagi kita perlu melibatkan petani secara penuh. Replanting atau penanaman kembali tanaman-tanaman kehutanan, perkebunan, dan pertanian menjadi kunci keberhasilan usaha pengembangan biomassa,” ujarnya.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Ni Luh Anggela
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper