Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Begini Prospek Proyek Kota Mandiri Baru Agung Podomoro Land (APLN)

Perkembangan properti di barat Jakarta cukup tinggi. Bagaimana prospek proyek kota mandiri baru Kota Podomoro Tenjo milik Agung Podomoro Land?
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (kanan) didampingi Direktur Utama PT Agung Podomoro Land Tbk. (APLN) Bacelius Ruru (kiri), Marketing Director APLN Agung Wirajaya (tengah), Kepala Proyek Kota Podomoro Tenjo Mansyur Wahab (kedua kanan) dan Direktur Perencanaan Strategis dan Pengembangan Usaha PT KAI (Persero) Sandry Pasambuna saat mengamati maket proyek dalam acara Pencanangan Pembangunan Stasiun Ekstensi Tigaraksa dan Flyover Tenjo di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (15/10)/Bisnis-Suselo Jati
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (kanan) didampingi Direktur Utama PT Agung Podomoro Land Tbk. (APLN) Bacelius Ruru (kiri), Marketing Director APLN Agung Wirajaya (tengah), Kepala Proyek Kota Podomoro Tenjo Mansyur Wahab (kedua kanan) dan Direktur Perencanaan Strategis dan Pengembangan Usaha PT KAI (Persero) Sandry Pasambuna saat mengamati maket proyek dalam acara Pencanangan Pembangunan Stasiun Ekstensi Tigaraksa dan Flyover Tenjo di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (15/10)/Bisnis-Suselo Jati

Bisnis.com, JAKARTA – Proyek kota mandiri baru di barat Jakarta, Kota Podomoro Tenjo milik pengembang PT Agung Podomoro Land Tbk. (APLN) berpotensi mengalami pertumbuhan permintaan seiring dengan rampungnya fasilitas transportasi yang terintegrasi dengan kawasan pada 2024.

Pengamat properti sekaligus Chief Executive Officer Indonesia Property Watch Ali Tranghanda menjelaskan, perkembangan properti di barat Jakarta cukup tinggi. Mahalnya harga tanah di Ibu Kota, sebutnya, masih menjadi faktor utama masyarakat urban untuk membeli properti di barat Jakarta. 

Menurut Ali, Kota Podomoro Tenjo akan terus mengalami pertumbuhan permintaan properti seiring dengan ragam fasilitas berkualitas yang dihadirkan pengembang. Apalagi, harga yang ditawarkan pengembang mulai dari Rp220 juta. 

“Kota Podomoro Tenjo sudah memenuhi syarat sebagai kota mandiri karena semua ada dan ditunjang dengan fasilitas yang berkualitas. Selain akses tol, Kota Podomoro Tenjo juga diunggulkan dengan TOD [transit oriented development] yang terkoneksi KRL. Permintaannya akan cukup bagus,” ujarnya, Kamis (12/7/2023).

Dengan semakin tingginya permintaan properti serta harga yang masih terjangkau bagi konsumen, Ali percaya pembangunan kota baru ke depan bisa berkontribusi dalam mengurangi angka backlog di Indonesia yang mencapai 12,71 juta. 

Apalagi, Kota Podomoro Tenjo juga tengah membangun Grand Transit Oriented Development atau TOD. Fasilitas ini akan menghubungkan Kota Podomoro Tenjo dengan Stasiun KRL Tigaraksa. Adapun, progres pembangunan TOD yang akan selesai dan dapat diresmikan kepada umum pada 2024. 

“Ini bisa jadi peluang, meskipun bukan rumah subsidi tapi dengan minimal harga Rp220 juta. Kota Podomoro Tenjo masuk ke semua segmen dan diunggulkan dengan TOD,” imbuhnya.

Dilansir dari laman resmi www.kotapodomoro.com, kawasan yang dijuluki The Next Serpong ini diproyeksikan bakal membangun 21 klaster residensial di atas lahan seluas 650 hektare. Menariknya, kawasan ini telah dilengkapi dengan premium club house dan kawasan green belt untuk mendukung gaya hidup konsumen serta water treatment, dan fasilitas internet. 


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper