Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Toyota Manufaktur (TMMIN) Ganti Direksi, Presdir Warih Andang Diganti Nandi Julyanto

Warih Andang Tjahjono resmi pensiun sebagai Presiden Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) akhir Juni 2023.
Presiden Joko Widodo, dan Mantan Presiden Director PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) Warih Andang Cahyono pada acara peluncurkan ekspor mobil Toyota di Jakarta. /TMMIN
Presiden Joko Widodo, dan Mantan Presiden Director PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) Warih Andang Cahyono pada acara peluncurkan ekspor mobil Toyota di Jakarta. /TMMIN

Bisnis.com, JAKARTA - Warih Andang Tjahjono resmi pensiun sebagai Presiden Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) akhir Juni 2023.

Selama lebih dari 6 tahun, Warih menjadi Presiden Direktur lokal pertama afiliasi manufaktur Toyota di Asia Pasifik. 

Lulusan S1 Teknik Kimia Undip ini telah menorehkan pencapaian luar biasa mulai dari mencatatkan dua juta unit ekspor kendaraan utuh bermerek Toyota dan berhasil mengapalkan produk Indonesia ke Australia.

Kemudian, produksi serta ekspor kendaraan elektrifikasi HEV, Kijang Innova Zenix Hybrid dan Yaris Cross Hybrid yang termasuk didalamnya perakitan lokal baterai untuk kendaraan elektrifikasi di pabrik TMMIN.

“Pencapaian TMMIN dalam 6 tahun ke belakang adalah berkat kerjasama dan dukungan penuh Pemerintah Indonesia terhadap industri otomotif, juga semua pelanggan kami, PT Toyota-Astra Motor, para pemasok lokal dan jaringan distribusi Toyota Indonesia serta seluruh karyawan TMMIN," kata Warih dalam keterangan resmi Jumat (7/7/2023).

Selanjutnya, tongkat estafet kepemimpinan TMMIN akan dilanjutkan oleh Nandi Julyanto yang sebelumnya adalah Wakil Direktur PT TMMIN.

Adapun, kekosongan yang ditinggalkan Nandi, kini telah diduduki oleh Direktur Administrasi, Corporate, & External Affairs, Technical Government Affairs, Bob Azam.

Presiden Direktur Baru TMMIN Nandi Julyanto mengatakan dirinya bertekad untuk mengembangkan lebih banyak produksi lokal kendaraan elektrifikasi termasuk komponen utamanya, yaitu baterai.

“Kedepannya, TMMIN bertekad untuk terus berkontribusi di industri otomotif nasional dengan mengembangkan lebih banyak lagi produksi lokal kendaraan berteknologi elektrifikasi yang lebih beragam beserta komponennya termasuk baterai yang menjawab kebutuhan keluarga Indonesia hingga konsumen mancanegara yang beragam,” ujar Nandi.

Oleh sebab itu, di bawah nahkoda Nandi TMMIN akan melanjutkan perang melawan gas emisi karbon melalui model-model Toyota yang hemat bahan bakar serta berteknologi elektrifikasi mulai dari HEV, PHEV, BEV, dan FCEV

Di sisi lain, Bob mengatakan TMMIN akan semakin memperkuat proses manufaktur untuk terus menjadikan Indonesia menjadi salah satu basis ekspor Toyota di Asia Pasifik.

“Tentunya, aktivitas industri yang telah kami jalankan lebih dari 50 tahun tidak dapat kami capai tanpa dukungan penuh dari Pemerintah Indonesia, yang memberikan kemudahan dan berbagai regulasi untuk memperkuat potensi anak bangsa menghasilkan produk otomotif yang diterima di lebih dari 100 negara,” ujar Bob Azam Wakil Presiden Direktur PT TMMIN.

Sebagai informasi, sejak berdiri pada 1971 Toyota Indonesia yang awalnya bergerak sebagai importir dan distributor kendaraan merek Toyota. Kini Toyota Indonesia telah bertransformasi mengoptimalkan kontribusi menjadi basis produksi dan ekspor kendaraan elektrifikasi dengan menggandeng 116 industri komponen lokal.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper