Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Bukan Rp750.000, Ini Tarif Harga Masuk Borobudur Terbaru

Menkeu Sri Mulyani menetapkan harga tiket masuk Candi Borobudur terbaru usai sebelumnya ada isu harganya mencapai Rp750.000.
Wisatawan menikmati pemandangan matahari terbit dari Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Sabtu (15/12/2018)./JIBI-Rachman
Wisatawan menikmati pemandangan matahari terbit dari Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Sabtu (15/12/2018)./JIBI-Rachman

Bisnis.com, JAKARTA – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati telah menetapkan tarif terbaru untuk harga tiket masuk kawasan Candi Borobudur bagi wisatawan lokal dan asing.

Dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No. 42/2023 tentang Tarif Layanan Badan Layanan Umum Badan Pelaksana Otorita Borobudur Pada Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif tercantum harga tiket masuk kawasan dibanderol mulai dari Rp4.000 hingga Rp15.000 per orang per sekali masuk.

Sementara bagi warga negara asing (WNA) atau dalam hal ini turis asing, dikenakan tarif lebih tinggi 200 persen. 

“Terhadap pengguna layanan yang merupakan warga negara asing dapat dikenakan tarif layanan sampai dengan 200 persen dari tarif layanan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2,” tulis Pasal 12 beleid tersebut. 

Dengan demikian, turis asing perlu membayar tiket masuk sebesar Rp45.000 untuk masuk ke dalam kawasan Candi Borobudur. 

Adapun, penetapan tarif 200 persen lebih tinggi tersebut bukan hanya untuk layanan berupa tiket masuk. Dalam Pasal 2 beleid yang diteken Sri Mulyani pada 26 April 2023 tersebut, tarif tersebut juga dikenakan bila turis asing menggunakan layanan sewa lahan kawasan, layanan jasa utilitas dan infrastruktur pendukung kawasan, serta tarif layanan penunjang. 

Di sisi lain, Sri Mulyani juga mengizinkan tarif layanan tersebut, termasuk tiket masuk, naik sampai dengan 150 persen pada hari-hari libur seperti tanggal merah atau momen libur panjang.

“Terhadap pengguna layanan yang menggunakan layanan pada akhir pekan, hari libur nasional, atau musim puncak liburan dapat dikenakan tarif layanan sampai dengan 150 persen dari tarif layanan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2,” tulis Pasal 13 beleid tersebut. 

Isu Kenaikan Harga Rp750.000

Pada awal Juni 2022, Menteri Koordinator bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan membuat heboh dengan rencana kenaikan harga tiket masuk candi yang dikelola oleh PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko (TWC) hingga Rp750.000 per orang. 

Hal tersebut menuai kontroversi akibat harga yang terlalu mahal dan dinilai tidak wajar, serta perlu pertimbangan kembali. 

Pada dasarnya, rencana kenaikan harga tiket Rp750.000 dilakukan dalam rangka membatasi kunjungan ke Candi Borobudur akibat penurunan lantai candi yang sudah rusak 30 hingga 40 persen.

"Kami juga sepakat dan berencana untuk membatasi kuota turis yang ingin naik ke Candi Borobudur sebanyak 1.200 orang per hari, dengan biaya US$100 untuk wisman dan turis domestik sebesar Rp750.000. Khusus untuk pelajar, kami berikan biaya Rp5.000 saja," ujarnya kala itu. 

Sementara pihak TWC menjelaskan bahwa tiket seharga Rp750.000 per orang bagi turis lokal berlaku hanya untuk menaiki Candi Borobudur. Bagi wisatawan yang hanya mengunjungi pelataran, tetap menggunakan tarif normal. 

Melansir dari halaman resmi Candi Borobudur, jumlah pengunjung reguler dibatasi sebanyak 1.200 orang/hari, sedangkan untuk jumlah pengunjung kedinasan dan tamu VIP sebanyak 300 orang/hari, untuk jenis kunjungan ini diberikan izin untuk naik ke monumen dengan berizin khusus dari Dirjen kebudayaan melalui UPT Balai Konservasi Borobudur.

Pada akhirnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan arahan untuk tidak menaikkan harga tiket masuk, namun tetap melakukan pembatasan kunjungan yakni 1.200 orang per hari dengan mewajibkan pengunjung untuk mendaftar secara daring (online).


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper