Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Kena Sabotase, Nasib Pilot dan Penumpang Susi Air Masih Misteri

Susi Air sedang menelusuri keberadaan pilot dan penumpang pesawat PK BVY yang dibakar terkait dengan dugaan sabotase kelompok tertentu.
Pesawat perintis Susi Air melakukan penerbangan perdana di Kaltara/Bisnis.com-Eldwin Sangga
Pesawat perintis Susi Air melakukan penerbangan perdana di Kaltara/Bisnis.com-Eldwin Sangga

Bisnis.com, JAKARTA - Susi Air masih menelusuri keberadaan pilot dan penumpang pesawat PK BVY yang dibakar di Bandara Distrik Paro, Nduga, Papua Pegunungan terkait dengan dugaan sabotase dari kelompok tertentu.

Kuasa hukum Susi Air, Donal Fariz melalui keterangan resminya menjelaskan, pesawat Susi Air Pilatus Porter PC 6/PK-BVY mengalami lost contact pada pukul 06.35 WIT di Bandara Paro.

Waktu kehilangan kontak adalah sekitar pukul 06.17 saat pesawat tersebut melaksanakan penerbangan rute Timika - Paro - Timika dengan membawa 5 penumpang dan barang bawaan dengan total muatan 452 kilogram.

Donal melanjutkan, dua jam kemudian Susi Air mendapati ELT pesawat dalam posisi aktif pukul 09.12 WIT. Perusahaan kemudian menjalankan kondisi emergency di internal perusahaan dengan mengirimkan pesawat lain mengecek posisi pesawat.

"Saat ditemukan pesawat berada dalam kondisi terbakar di runway," jelas Donal melalui keterangan resminya, Selasa (7/2/2023).

Donal melanjutkan, dugaan sementara terbakarnya pesawat bukan disebabkan oleh gangguan teknis. Hal ini karena pesawat mendarat dan parkir dengan aman.

Adapun, Susi Air dan otoritas terkait juga masih mencari keberadaan pilot dan penumpang pesawat tersebut. Hingga berita ini diturunkan, Susi Air belum dapat menghubungi para penumpang dan juga pilot penerbangan tersebut.

Susi Air juga masih mencari tahu terkait dugaan sabotase dari kelompok tertentu untuk melakukan pembakaran pesawat tersebut.

"Kami berharap otoritas berwenang bisa bergerak cepat untuk menemukan pilot dan penumpang," pungkasnya.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper