Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

RI Gelar 'Karpet Merah' untuk Turis China, Begini Tanggapan Pengusaha

Pemerintah Indonesia getol promosi wisata untuk turis China kendati sebanyak 80 persen warga Negeri Tirai Bambu tersebut diklaim telah terinfeksi virus Covid-19
Indra Gunawan
Indra Gunawan - Bisnis.com 24 Januari 2023  |  20:10 WIB
RI Gelar 'Karpet Merah' untuk Turis China, Begini Tanggapan Pengusaha
Wisata Tabanan - Pemprov Bali
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) menyambut baik kedatangan turis China ke destinasi-destinasi pariwisata Indonesia Pelaku usaha menilai Indonesia harus memanfaatkan kontribusi China terhadap jumlah wisatawan global saat ini.

Ketua GIPI Hariyadi Sukamdani menuturkan, saat ini China merupakan negara yang paling tinggi dan relatif stabil pertumbuhan ekonominya. Hal itu, kata dia, berpengaruh terhadap antusiasme masyarakatnya yang gemar untuk beriwisata

“Positif ya [kedatangan turis China]. Karena pertumbuhan ekonomi China kuat sekali. Pertumbuhan kelas menengah China juga pesat. Jadi kita harus mengambil dari mereka,” ujar dia saat ditemui di Komplek DPR RI, Selasa (24/1/2023).

Menurut laporan Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah kunjungan wisman asal China ke Indonesia pada 2019 lalu tembus 2,07 juta kunjungan. Memasuki 2020 turun drastis menjadi hanya 239.700 kunjungan dan makin turun pada tahun 2021 yang hanya 54.000 kunjungan karena pandemi Covid-19

Hariyadi berharap dengan kedatangan turis China tersebut berdampak pada pemulihan pariwisata Indonesia. Sebab, lanjut dia, efek ekonomi global yang makin lesu, tentu masyarakat kelas menengah China yang diharapkan dapat berlibur ke Indonesia.

“Sekarang kan turis asing juga turun karena ekonomi makin sulit, ya,” kata dia.

Sebelumnya, pemerintah menyambut meriah kedatangan 210 turis asal China yang menumpang pesawat carteran asal China di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, Minggu (22/1/2023). Setibanya di Terminal Internasional Bandara Bali, wisatawan yang berangkat dari Shenzhen, China, itu langsung disambut dengan pengalungan bunga, tarian tradisional Bali, dan kesenian Barongsai.

Penerbangan carter tersebut menjadi penerbangan perdana dari China ke Bali setelah Pemerintahan Xi Jinping mengizinkan warganya untuk kembali bepergian ke luar negeri setelah karantina Covid-19 dibuka pada 8 Januari lalu.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta warga tak perlu khawatir dengan penularan Covid-19 bila nantinya banyak turis asal China masuk ke Indonesia untuk berwisata.

Dia mengklaim kekebalan atau imunitas kelompok warga Indonesia sudah baik di angka 98,5 persen.

"Juga imunitas kita ini sudah pada posisi kekebalan komunitas sudah baik. Di atas 98,5," kata Jokowi di Bunaken, Sulut ditayangkan di kanal YouTube Sekretariat Presiden, Jumat (20/1/2023).

Jokowi memastikan Indonesia sudah terbuka bagi turis dari negara manapun. Ia pun memprediksi turis dari China pasti akan banyak mengunjungi Indonesia ke depannya.

"Tetapi di Tiongkok sendiri saya lihat yang mau keluar sudah dicek semuanya oleh negara mereka sehingga kita tidak perlu khawatir," kata Jokowi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

china Pariwisata Covid-19
Editor : Denis Riantiza Meilanova
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top