Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Menteri ESDM: Sektor Keuangan Berhenti Danai Proyek Migas Baru

Sektor keuangan berhenti mendanai proyek migas baru seiring adanya dorongan upaya transisi energi.
Jaffry Prabu Prakoso
Jaffry Prabu Prakoso - Bisnis.com 23 November 2022  |  21:03 WIB
Menteri ESDM: Sektor Keuangan Berhenti Danai Proyek Migas Baru
Menteri ESDM Arifin Tasrif saat ditemui di Hotel Ayana MidPlaza, Jakarta Pusat pada Jumat (9/9/2022). - Bisnis/Ni Luh Anggela
Bagikan

Bisnis.com, BADUNG – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif mengungkapkan bahwa dorongan transisi energi demi memenuhi target yang lebih hijau membuat sektor keuangan berhenti mendanai proyek minyak dan gas atau migas baru.

“[Sektor keuangan] memberikan lebih banyak dana untuk pembangunan terbarukan. Hal ini menyebabkan kurangnya investasi dalam eksploitasi minyak dan gas,” katanya saat sambutan pada acara '3rd International Convention on Indonesian Upstream Oil and Gas 2022' di Badung, Bali, Rabu (23/11/2022).

Menyikapi transisi tersebut, Arifin menjelaskan bahwa sejumlah perusahaan migas melakukan diversifikasi operasi. Salah satunya adalah dengan berinvestasi di bidang noninti, seperti pengembangan energi terbarukan, kelistrikan, dan baterai.

“Meskipun dengan tantangan tersebut, permintaan minyak dan gas masih tumbuh terutama di wilayah berkembang seperti India, Afrika, dan Asia di mana pertumbuhan ekonomi, urbanisasi, industrialisasi, dan kendaraan akan melonjak secara signifikan,” jelasnya.

Energi fosil memang menyumbang emisi terbesar. Arifin menuturkan bahwa laporan Kesenjangan Emisi 2022 oleh Program Lingkungan Persatuan Bangsa Bangsa (UNEP) mencatat total emisi pada 2021 adalah 52,8 GtCO2.

Dari jumlah tersebut, emisi yang dihasilkan dari energi fosil termasuk minyak dan gas dilaporkan hampir 72 persen atau 37,9 GtCO2

Tak heran industri migas menghadapi tantangan dan bakal ditinggalkan karena dunia semakin bertransformasi menuju transisi energi bersih untuk mengurangi emisi CO2.

“Perusahaan minyak dan gas perlu mengatasi transisi ini dengan mengambil langkah signifikan dalam mengurangi emisi gas rumah kaca dalam operasi mereka untuk mendukung dunia nol bersih,” ucapnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

menteri esdm migas Transisi energi
Editor : Denis Riantiza Meilanova
Bagikan
Konten Premium

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top