Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Rudal Hantam Polandia, Erdogan Telepon Putin Segera!

Erdogan mengatakan NATO siap mempertemukan Rusia dan Ukraina untuk membahas masalah tersebut, sekaligus untuk meredakan tensi antara kedua negara.
Maria Elena
Maria Elena - Bisnis.com 16 November 2022  |  16:41 WIB
Rudal Hantam Polandia, Erdogan Telepon Putin Segera!
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan saat konferensi pers usai KTT G20 Bali di auditorium Bali International Convention Center (BICC), Rabu (16/11/2022). - Antara
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA — Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menyatakan akan segera menghubungi Presiden Rusia Vladimir Putin terkait rudal yang menghantam Polandia, sekembalinya dia dari Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali pada 15 dan 16 November 2022.

Sebagaimana diketahui, pada Selasa (15/11/2022), dikabarkan rudal buatan Rusia jatuh di desa Przewodow, Polandia, yang berjarak 600 meter dari perbatasan Ukraina.

Erdogan mengatakan NATO siap mempertemukan Rusia dan Ukraina untuk membahas masalah tersebut, sekaligus untuk meredakan tensi antara kedua negara. 

“Kita hanya ingin membuka dialog dan memastikan perdamaian dunia. Setelah pulang, saya akan telepon Presiden Putin,” katanya dalam konferensi pers, Rabu (16/11/2022).

Erdogan juga menyampaikan bahwa NATO akan melakukan investigasi lebih lanjut terkait rudal yang jatuh ke Ukraina. Dia menyatakan bahwa NATO tidak akan membuat keputusan yang terburu-buru. Pasalnya, informasi yang salah dan provokasi yang disebarluaskan berisiko menjerumuskan dunia masuk ke perang dunia ketiga. 

“Enam negara NATO telah berkomunikasi dan setelah komunikasi ini, dengan melibatkan AS, terdapat pesan secara umum, bahwa misil yang berasal dari Rusia ini adalah provokasi dan karenanya, kami ingin secepat mungkin mempertemukan Rusia dan Ukraina untuk duduk di meja yang sama,” katanya.

Pada Selasa (15/11/2022), dikabarkan rudal buatan Rusia jatuh di desa Przewodow, Polandia, yang berjarak 600 meter dari perbatasan Ukraina.

Rusia telah memberikan pernyataan bahwa rudal yang ditembakkan ke Polandia tidak berkaitan dengan mereka. 

Erdogan mengatakan, NATO akan menghormati pernyataan Rusia tersebut. “Perlu untuk menghormati pernyataan yang diberikan Rusia. Rusia mengatakan insiden ini tidak terkait dengan mereka, pernyataan ini sangat penting bagi kami,” kata dia.

Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden sebelumnya juga menyatakan bahwa pihaknya telah mendapatkan informasi terkait rudal yang jatuh di Polandia bukan ditembakkan oleh Rusia.

“Ada informasi awal yang membantahnya [rudal ditembakkan oleh Rusia], tapi kita lihat saja nanti," katanya.

Biden menyampaikan belasungkawa atas korban tewas dari rudal Rusia di Polandia, dan menawarkan dukungan bagi Polandia. 

"Saya berbicara dengan Presiden Andrzej Duda dari Polandia untuk menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas hilangnya nyawa di Polandia Timur dan menawarkan dukungan penuh kami untuk penyelidikan Polandia atas ledakan tersebut," kata Biden.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Ukraina turki Recep Tayyip Erdogan vladimir putin Rusia Perang Rusia Ukraina polandia
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top