Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Menkeu Sri Mulyani Siapkan Bansos untuk Antisipasi PHK

Menkeu Sri Mulyani mengatakan bansos yang bersifat spesifik menjaga daya beli masyarakat akan terus dieksekusi.
Ni Luh Anggela
Ni Luh Anggela - Bisnis.com 03 November 2022  |  13:30 WIB
Menkeu Sri Mulyani Siapkan Bansos untuk Antisipasi PHK
Tampilan aplikasi Cek Bansos untuk mengecek penerima BLT BBM Rp600.000 - Bisnis/Feni Freycinetia Fitriani
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA — Pemerintah terus melakukan berbagai upaya untuk memberikan bantuan sosial (bansos) bagi masyarakat sebagai antisipasi dari lonjakan pemutusan hak kerja (PHK) di berbagai sektor.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyampaikan, pemerintah melalui APBN akan memberikan bansos maupun langkah-langkah yang lebih spesifik seperti yang terjadi ketika harga minyak goreng naik yakni melalui BLT Migor dan subsidi tambahan upah kepada pekerja dengan pendapatan di bawah Rp5 juta.

“Jadi diharapkan ini dapat memberikan bantalan sosial bagi masyarakat kita. Nanti kita akan lihat  berapa banyak space yang akan di akselerasi di dalam pembayaran berbagai bansos,” kata Sri Mulyani dalam Konferensi Pers Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK), Kamis (3/11/2022).

Adapun stimulus yang diberikan sampai dengan 2022, lanjut Sri Mulyani, akan mengikuti momentum program pemulihan ekonomi nasional (PEN). Misalnya, bekerja sama dengan berbagai kementerian/lembaga untuk memulihkan kembali sektor pariwisata.

Kemudian untuk sektor manufaktur, berbagai stimulus yang diberikan juga terus ditingkatkan agar dapat pulih kembali.

“Oleh karena itu di dalam rangka kita untuk menjaga momentum pemulihan secara agregat, momentum belanja APBN sifatnya sangat kuat,” ujarnya.

Secara pusat saja, Sri Mulyani menyebut akan ada 40 persen dari alokasi anggaran yang akan dieksekusi pada kuartal terakhir ini. Itu berarti akan menambah agregat demand yang sangat signifikan.

Selain itu, langkah-langkah yang bersifat spesifik seperti menjaga daya beli masyarakat melalui pemberian bansos akan terus dieksekusi.

“Untuk tahun depan kita bersama dengan DPR sudah menetapkan UU APBN 2023. Di situ kita melihat bahwa masih banyak langkah-langkah untuk menjaga momentum pemulihan ekonomi nasional kita, baik dari sisi total ekspansi dari APBN maupun dari berbagai program-program spesifik,” pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

phk bansos sri mulyani apbn blt
Editor : Muhammad Khadafi
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top