Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Switch Over Stasiun Manggarai, Apa Dampak ke Penumpang KRL?

KAI Commuter menyebut rekayasa pola operasi dimungkinkan untuk berubah selama pada saat switch over 6 Stasiun Manggarai yang dimulai November.
Anitana Widya Puspa
Anitana Widya Puspa - Bisnis.com 10 Oktober 2022  |  17:28 WIB
Switch Over Stasiun Manggarai, Apa Dampak ke Penumpang KRL?
Sejumlah penumpang kereta rel listrik (KRL) berada di stasiun Manggarai, Jakarta, Senin (20/6/2022). Bisnis - Arief Hermawan P
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – KAI Commuter mengklaim pengerjaan switch over 6 yang akan dilakukan di Stasiun Manggarai pada akhir November ini tidak akan banyak mengubah rekayasa operasi KRL seperti yang sebelumnya terjadi pada SO 5.

VP Corporate Secretary KAI Commuter Anne Purba SO 5 merupakan pengerjaan yang terbesar dan signifikan mengubah pola operasi KRL. Hal tersebut membuat lintas Bogor semula bisa ke semua tujuan tanpa transit kini harus melewati Jakarta Kota.

Anne menegaskan pola operasi tidak akan mengalami perubahan dalam SO 6. Dia menuturkan, switch over dilakukan adalah agar penumpang bisa transit lebih nyaman. Salah satunya dengan mengaktifkan jalur 3 dan 4. Kemudian juga akan berlanjut dengan SO 7 untuk mengoptimalkan jalur double-duble track.

“Reakayasa operasi untuk penumpang sedang disiapkan. Rekayasa pola operasi dimungkinkan untuk berubah tapi pola central line yang layang dan bawah hampir nggak berubah,” kata Anne, Senin (10/10/2022).

Anne menjelaskan penumpukan penumpang di stasiun transit ini terjadi karena dulunya penumpang harus menyeberang rel. Namun sekarang pola operasi yang dilakukan adalah naik turun. Dia pun optimistis bahwa penumpukan perlahan diantisipasi setelah pembangunan dan pengerjaan SO di Stasiun Manggarai berlanjut.

Rencananya, pada November hingga Desember 2022, KAI Commuter akan melakukan SO 6 dengan pengaktifan jalur 3 dan 4 serta perluasan area transit sehingga penumpukan penumpang bisa diantisipasi. Saat ini progres pengembangan stasiun Manggarai masih sebesar 60 persen dan masih akan berlanjut ke SO 7.

Pada pelaksanaan SO 6, pekerjaan yang dilakukan adalah memulai pembangunan jalur 1 dan 2 di Stasiun Manggarai. Mengaktifkan jalur 3 dan 4 yang akan digunakan untuk pelayanan perjalanan commuter line dan KA Jarak Jauh. Selain itu juga melakukan perluasan area arus transit bagi pengguna yang berada di lantai 1 stasiun.

Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Wilayah Jakarta dan Banten, Ditjen Perkeretaapian (DJKA), Rode Paulus, mengatakan dengan efektifnya SO 6, nantinya akan ada penambahan jumlah area transit penumpang dan pengoperasian jalur 3 dan jalur 4 di Stasiun Manggarai.

"Terkait dengan SO 6 yang akan kita laksanakan di akhir tahun 2022. Kita nanti punya tambahan ruang lagi di atas atau area transit untuk pelayanan naik turun penumpang, ditambah kita mengoperasikan jalur 3 dan 4 yang nantinya bisa dioptimalkan oleh teman-teman operator," jelasnya.

Direktur Operasi dan Pemasaran KAI Commuter, Wawan Ariyanto, menyampaikan selama pembangunan Stasiun Manggarai KAI Commuter akan mengoptimalkan pelayanan perjalanan commuterline di Stasiun Manggarai.

Menurunya, pelaksanaan SO 6 Manggarai nantinya akan memberi dampak yang positif dari segi pelayanan perjalanan commuter line, karena akan menambah dua jalur rel KA yang bisa digunakan untuk perjalanan commuter line.

Wawan berharap, nantinya setelah selesai progres pembangunan di Stasiun Manggarai, KAI Commuter akan mampu melayani penggunanya sebanyak 2 juta orang per harinya sesuai dengan program pemerintah.

Dengan adanya SO 6 ini akan memperluas area transit pengguna jasa commuter line, fasilitas lebih optimal dan kapasitas stasiun bisa bertambah. Hal ini akan membantu mengurai kepadatan pengguna jasa khususnya di jam sibuk.

“Seperti yang kita ketahui bersama, Pembangunan Stasiun Manggarai sejak awal dilakukan dengan tetap melayani perjalanan kereta untuk mobilisasi masyarakat. Oleh karena itu, kami mohon maaf atas ketidaknyamanan selama pembangunan ini dan terimakasih kepada pengguna yang terus mendukung adaptasi pola operasi commuter line yang baru dengan berbagai masukan,” ujarnya.

Saat ini KAI Commuter mengoperasikan sebanyak 1.081 perjalanan commuter line mulai pukul 04.00 – 24.00 WIB. Khusus untuk melayani pengguna transit di Stasiun Manggarai yang akan menuju ke arah Tanah Abang, Duri dan Kampung Bandan atau Bekasi PP pada jam sibuk pagi sebanyak 8 perjalanan dan jam sibuk sore sebanyak 13 perjalanan, serta 4 perjalanan pada siang hari dengan total sebanyak 25 perjalanan tiap hari kerja.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

manggarai Stasiun Manggarai krl pt kai commuter line pt kai
Editor : Fitri Sartina Dewi
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top