Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Top 5 News BisnisIndonesia.id: Dari Kenaikan BBM Hingga Ekspansi GOTO ke Kripto

Isyarat kenaikan harga bahan bakar minyak atau BBM disampaikan Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan.

Bisnis.com, JAKARTA - Isyarat kenaikan harga bahan bakar minyak atau BBM disampaikan Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan.

Luhut meminta pemerintah daerah dan jajarannya ikut mensosialisasikan dan memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait kemungkinan kenaikan harga bahan bakar minyak. Pemerintah tampaknya tidak punya pilihan selain menaikkan harga BBM subsidi.

Selain itu, terdapat pula kabar soal Uni Eropa yang mulai mengintervensi pasar untuk meredam harga energi menjelang musim dingin dan teropongan soal prospek investasi apartemen.

Sejumlah berita pilihan lainnya telah terangkum dalam Top5News BisnisIndonesia.id pada Rabu (31/8/2022).

 

1. BLT, Tameng Pemerintah Hadapi Inflasi Tinggi dan Kenaikan BBM

Pemerintah tampaknya tidak punya pilihan selain menaikkan harga BBM subsidi. Luhut meminta pemerintah daerah dan jajarannya ikut mensosialisasikan dan memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait kemungkinan kenaikan harga bahan bakar minyak.

Dalam kalimat yang singkat, Luhut menyoal kemungkinan kenaikan harga BBM subsidi. Luhut menyampaikan harga minyak mentah mulai menurun, tetapi masih tergolong tinggi, sehingga selisih antara harga keekonomian dan harga jual Pertalite dan Solar cukup besar. "Ini memang nggak ada pilihan," ujar Luhut.

Hal itu disampaikan Luhut dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah, Selasa (30/8/2022), yang dipantau melalui kanal YouTube Kemendagri.

 

2. Krisis Energi Jelang Musim Dingin, Uni Eropa Intervensi Pasar

Uni Eropa (UE) memutuskan untuk melakukan intervensi dalam rangka mengatur harga tagihan listrik untuk mengelola kenaikan harga energi setelah kecemasan sejumlah kepala negara akan krisis energi menjelang musim dingin.

Presiden Komisi Uni Eropa Ursula von der Leyen mengatakan sedang mempertimbangkan opsi untuk intervensi pasar sementara untuk jangka pendek agar dapat membatasi kenaikan harga.

Lonjakan harga listrik hingga hampir 10 kali lipat di kawasan itu yang dibandingkan tahun lalu telah memicu inflasi dan secara signifikan meningkatkan beban ekonomi pada bisnis dan rumah tangga di Eropa.

 

3. Meneropong Prospek Investasi Properti Apartemen Kala Pasar Lemah

Meski pandemi covid-19 sudah berangsur membaik dan terkendali, namun sektor properti apartemen baik kondominium dan apartemen sewa di Jakarta masih belum sepenuhnya pulih. Belum pulihnya pasar apartemen ini bisa menjadikan sebuah peluang sebagai instrumen investasi.

Berdasarkan Jakarta Property Highlight Semester I tahun 2022 Knight Frank Indonesia, mengungkapkan terdapat sebanyak 9.494 unit kondominium di kawasan Jakarta tak laku terjual. Meskipun demikian hingga tahun 2025 mendatang, masih ada sekitar 36.271 unit yang akan memasuki pasar kondominium di Jakarta.

Walau masih stagnan dan belum sepenuhnya terlihat lebih baik dari tahun lalu, performa pasar kondominium relatif masih baik dan menunjukkan tren positif. Penjualan pada stok di segmen menengah menjadi penggerak utama saat ini. Bahkan di Asia Pasifik, Jakarta diprediksikan sebagai salah satu kota yang akan memiliki pertumbuhan residensial yang cukup optimis di tahun 2022.

 

4. Di Balik Kengototan Luhut Atas Penaikan Harga BBM Subsidi

Seakan tidak ingin kehilangan momentum, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan investasi Luhut Binsar Panjaitan terus menekankan pentingnya sosialisasi rencana kenaikan harga BBM bersubsidi di tingkat pemerintahan mulai dari pusat hingga pemda.

Luhut menegaskan rencana kenaikan harga BBM bersubsidi merupakan keniscayaan sejalan dengan upaya pemerintah pusat yang telah menyiapkan sejumlah skenario untuk mengantisipasi dampak akibat kenaikan harga BBM.

Dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah, Selasa (30/8), Menko Marvest bahkan mengatakan penaikan harga bukanlah wacana menyeramkan seperti Perang Dunia Ketiga, tetapi kondisi ini adalah sebuah dinamika ekonomi akibat kenaikan harga minyak mentah dunia yang juga dihadapi negara-negara lain.

 

5. Kepak Sayap GOTO Lebarkan Bisnis Fintech Hingga Kripto

Manuver emiten teknologi PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. (GOTO) kembali dilakukan. Kali ini, GOTO mencoba masuk ke bisnis aset digital melalui akuisisi saham perusahaan pedagang kripto.

Dalam hal ini, GOTO membeli 100 persen saham PT Kripto Maksima Koin. Adapun transaksi pengambilalihan saham ini mencapai Rp124,83 miliar.

Berdasarkan keterbukaan informasi, GOTO menyebut ambil alih saham dilakukan GOTO dengan 0,02 persen, mayoritas 99,98 persen dicaplok melalui PT Dompet Karya Anak Bangsa, anak perusahaan di bawah kendali GOTO.

Melalui akuisisi itu bisa dibilang GOTO semakin melebarkan sayap bisnisnya, khususnya pada klaster finansial teknologi atau fintech.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Nindya Aldila
Editor : Nindya Aldila
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper