Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Pagu Anggaran Turun, Kemenparekraf Usul Tambahan Anggaran Rp4,1 Triliun

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif mengusulkan penambahan anggaran untuk 2023 sebesar Rp4,1 triliun.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno. /Bisnis.com-Janlika
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno. /Bisnis.com-Janlika

Bisnis.com, JAKARTA – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) mengusulkan penambahan anggaran sebesar Rp4,186 triliun akibat pagu anggaran 2023 yang mengalami penurunan sebesar 19,91 persen.

“Untuk mempercepat pemulihan dan mengawal momentum kami mengusulkan tambahan anggaran sebesar Rp4,186 triliun,” ujar Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno pada Rapat Kerja Komisi X DPR, Rabu (31/8/2022).

Sandi mengungkapkan bahwa telah dua kali mengusulkan penambahan anggaran. Usulan pertama pada pada 24 maret 2022 sebesar Rp952 miliar dan usulan kedua pada 4 juli 2022 dengan jumlah Rp3,2 triliun.

Dia menyampaikan bahwa usulan tersebut akan mencakup penambahan anggaran untuk badan pelaksana otorita dan UPT Pendidikan. Adapun Rp476 miliar akan mendukung satuan kerja di Badan Pelaksana Otorita Borobudur sebesar Rp62 miliar, Badan Pelaksana Otorita Danau Toba Rp166,9 triliun, dan Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores Rp247,5 triliun.

“Selain itu, surat usulan penambahan anggaran juga mencakup kenaikan untuk badan pelaksana otorita dan UPT pendidikan. Badan pelaksana otorita kami usulkan mendapat tambahan penambahan Rp476 miliar dan untuk UPT pendidikan bidang pariwisata Rp1,848 triliun,” lanjut Sandi.

Sementara Rp1,848 triliun diperuntukan untuk pengembangan Politeknik Pariwisata Palembang, Lombok, Enhaii Bandung, Bali, Makassar, dan Medan.

Pada paparannya, diketahui pagu anggaran Kemenparekraf 2023 yang telah ditetapkan sejumlah Rp3,3 triliun.

“Walaupun pagu anggaran sudah ditetapkan jauh di bawah harapan, kami tekankan bahwa setiap rupiah akan menjadi tanggung jawab Kemenparekraf, dan akan kami kelola dan optimalkan penggunaannya untuk memajukan sektor parekraf Indonesia demi pemulihan kebangkitan penciptaan lapangan kerja, dan juga untuk memastikan momentum pemulihan kita mengacu kepada pulih lebih cepat dan bangkit lebih kuat,” ujarnya.

Pada 2023, Kemenparekraf menargetkan jumlah wisatawan mancanegara sebanyak 3,5 hingga 7,4 juta orang. Sementara target jumlah produk pariwisata nasional sebanyak 108 produk, 30 kegiatan MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition), serta 60 event. Kemenparekraf juga menargetkan jumlah tenaga kerja pariwisata sebanyak 14,9 juta orang.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper