Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Apa Kabar Proyek Tanggul NCICD Jakarta? Ini Kata Pemprov DKI

Pemprov DKI Jakarta menjelaskan perkembangan terkini terkait proyek pembangunan tanggul laut NCICD Jakarta.
Pernita Hestin Untari
Pernita Hestin Untari - Bisnis.com 11 Agustus 2022  |  16:36 WIB
Apa Kabar Proyek Tanggul NCICD Jakarta? Ini Kata Pemprov DKI
National Capital Integrated Coastal Development (NCICD). - ncicd
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memastikan pembangunan tanggul rob atau tanggul pantai National Capital Integrated Coastal Development (NCICD) terus berjalan di wilayah pesisir Jakarta Utara.

Kepala Pusdatin Dinas Sumber Daya Air (SDA) Provinsi DKI Jakarta, Nugraharyadi menjelaskan pembangunan NCICD Fase A yang menjadi kewenangan Pemprov DKI meliput tanggul pantai di Kamal Muara, Nizam Zachman Timur, Muara Angke, Kali Blencong, Sunda Kelapa, dan Pantai Mutiara.

Dia menuturkan, untuk tanggul pantai yang sudah selesai pembangunan yakni Kamal Muara dan Nizam Zachman Timur.

"Untuk Muara Angke yang baru terbangun yakni 276 meter dan yang belum terbangun 4.997 meter. Adapun target pengerjaannya yakni pada 2022 sampai 2028," kata Nugraharyadi saat dikonfirmasi, Kamis (11/8/2022).

Sementara itu, untuk tanggul Pantai Mutiara akan dibangun 1.058 meter, dan belum ada progres pembangunan. Targetnya pembangunan yakni tahun 2022 sampai 2025.

"Kemudian untuk Sunda Kelapa diusulkan masuk di Pelindo II. Sementara itu, Kali Blencong baru 1.618 meter yang sudah dikerjakan dan yang belum dikerjakan 1.708 ditargetkan selesai pada 2027," ungkapnya.

Sehingga, kini totalnya tanggul yang sudah terbangun yakni 6.151, sementara itu yang belum terbangun yakni 9.833 meter. Di sisi lain,
Nugraharyadi menyebutkan, Dinas SDA Jakarta terus melakukan upaya pengendalian banjir di ibukota melalui kegiatan struktur dan non-struktur, selain proyek NCICD.

"Kegiatan struktur seperti Peningkatan kapasitas saluran baik mikro sampai dengan kali yang ada di DKI Jakarta dengan pekerjaan konstruksi seperti Pembangunan polder, waduk dan Kali (942 project). Upaya non-struktur seperti pemeliharaan saluran melalui pengerukan sedimentasi," ujarnya.

Selain itu, Dinas SDA juga terus meningkatkan infrastruktur pengendali banjir existing seperti rumah pompa, dan penambahan pompa mobile untuk di area yang tidak terjangkau pompa stasioner sehingga penanganan banjir dapat lebih cepat teratasi

Adapun, salah satu program super prioritas di Dinas SDA pada tahun 2021 – 2022 adalah 942 Project yaitu pembangunan 9 polder, 4 waduk dan revitalisasi 2 kali/ sungai yang saat terus dikerjakan agar dapat membantu mengurangi risiko banjir di Jakarta.

Dikutip dari laman Dinas SDA, proyek National  Capital Integrated Coastal Development (NCICD) mnyediakan solusi terpadu untuk menghadapi tantangan banjir, sanitasi, dan penyediaan air yang lebih baik.

Selain itu, konektivitas yang lebih baik dan pengembangan masyarakat yang berkelanjutan turut dimasukan ke dalam pengembangan wilayah pesisir Ibu Kota. Hal tersebut sebagai pra syarat pengembangan ekonomi berkelanjutan di DKI Jakarta.

Proyek pembangunan tanggul NCICD menjadi tanggung jawab bersama Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Sumber Daya Air Provinsi DKI Jakarta akan membangun tanggul di lintasan trace sesuai kewenangannya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

NCICD tanggul laut giant sea wall Pemprov DKI
Editor : Fitri Sartina Dewi
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top