Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Fantastis! Pemerintah Patok Target Investasi Lebih dari Rp1.200 Triliun Tahun Depan

Pemerintah tengah mengkaji besaran target investasi tahun 2023, namun yang pasti lebih besar dari target tahun ini sebesar Rp1.200 triliun.
Maria Elena
Maria Elena - Bisnis.com 08 Agustus 2022  |  20:49 WIB
Fantastis! Pemerintah Patok Target Investasi Lebih dari Rp1.200 Triliun Tahun Depan
Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia dalam acara webinar Mid Year Economic Outlook 2022: Prospek Pemulihan Ekonomi Indonesia di Tengah Perubahanan Geopolitik Pascapandemi di Jakarta, Rabu (3/8 - 2022).
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA — Pemerintah menargetkan realisasi investasi yang lebih tinggi pada tahun depan, meningkat dari target tahun ini Rp1.200 triliun.

Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mengatakan investasi pada 2023 ditargetkan di atas Rp1.200 triliun sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo.

“Untuk 2023 Presiden memberikan target lebih besar dari sekarang, lebih dari Rp1.200 triliun, angkanya berapa kami lagi kaji,” katanya dalam konferensi pers, Senin (8/8/2022).

Bahlil menjelaskan, peningkatan target investasi sejalan dengan defisit APBN yang kembali ke tingkat 3 persen pada tahun depan.

Dengan kembalinya defisit APBN ke 3 persen, maka ruang belanja pemerintah atau pembiayaan akan menurun.

“Maka harus ada komponen yang menambal itu, salah satunya investasi. Kalau ditanya apakah bisa? Insyaallah bisa, karena kita mempunyai beberapa data investasi yang berprospek untuk masuk ke Indonesia pada 2023,” jelasnya.

Bahlil mengatakan, investasi ke depan juga akan didorong pada sektor yang padat karya. “Presiden perintahkan agar investasi jangan hanya mendorong teknologi tinggi, tapi juga padat karya untuk menciptakan lapangan kerja. Jadi investasi naik, lapangan kerja juga harus imbang,” katanya.

Adapun, Kementerian Investasi mencatat realisasi investasi pada kuartal II/2022 mencapai Rp302,2 triliun, naik sebesar 35,5 persen dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu.

Jika dirincikan, realisasi penanaman modal asing (PMA) mencapai Rp163,2 triliun atau tumbuh 39,2 persen secara tahunan, sementara realisasi penanaman modal dalam negeri (PMDN) mencapai Rp139,0 triliun atau tumbuh 30,8 persen secara tahunan pada kuartal II/2022.

Bahlil optimistis, realisasi investasi hingga akhir 2022 pun akan mencapai target Rp1.200 triliun, terutama dengan prospek pemulihan ekonomi domestik yang kuat di tengah gejolak ekonomi global.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

investasi bkpm bahlil lahadalia
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top