Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Intiland (DILD) Gandeng Mitbana Kembangkan TOD di Talaga Bestari

Kolaborasi dengan Mitbana merupakan kerjasama kedua Intiland dengan investor dari Singapura.
Yanita Petriella
Yanita Petriella - Bisnis.com 08 Agustus 2022  |  17:40 WIB
Intiland (DILD) Gandeng Mitbana Kembangkan TOD di Talaga Bestari
Karyawati beraktivitas di kantor PT Intiland Development Tbk. di Jakarta, Rabu (20/7/2022). Bisnis - Arief Hermawan P
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – PT Intiland Development Tbk (DILD) menggandeng Mitbana Urban Development Fund (Mitbana) untuk pengembangan kawasan Transit Oriented Development (TOD) terpadu seluas 51 hektare di Talaga Bestari, Tangerang.

Kerjasama strategis ini diwujudkan dengan pembentukan perusahaan joint venture PT Inti Mitbana Development (IMD) yang dilakukan Perseroan melalui salah satu anak perusahaan PT Sinar Puspa Persada pada 5 Agustus 2022. 

Direktur Pengembangan Bisnis Intiland Permadi Indra Yoga mengatakan pengembangan baru kawasan Talaga Bestari memiliki prospek sangat baik seiring dengan semakin lengkapnya pengembangan infrastruktur jalan yang meningkatkan konektivitas dan aksesibilitas ke berbagai tujuan di Jakarta maupun Tangerang.

Lokasi kawasan Talaga Bestari sangat strategis ditopang akses jalan tol Jakarta – Merak serta tersediannya pintu tol Balaraja Timur yang memudahkan akses dari dan menuju Jakarta atau Tangerang, termasuk akses langsung menunju kawasan pusat bisnis di Jakarta. 

Lokasi Talaga Bestari juga dekat dengan jalan tol Serpong – Bandara yang menghubungkan ke Bandara Internasional Soekarno – Hatta. 

Akses infrastruktur lainnya yakni jalan tol Serpong – Balaraja yang saat ini sedang proses pembangunan serta rencana jalan tol Balaraja-Bandara yang akan dibangun di masa depan.

Jalan tol ini lokasinya dekat kawasan pengembangan baru Talaga Bestari. 

Joint venture ini memiliki nilai strategis bagi Intiland dan pengembangan Talaga Bestari secara jangka panjang. Kemitraan dengan Mitbana menjadi strategi pertumbuhan utama dan mensinergikan kekuatan serta dan pengalaman kedua pihak untuk pengembangan properti di masa depan,”ujarnya dalam siaran pers, Senin (8/8/2022). 

Memiliki area pengembangan seluas 270 hektare di Cikupa, Tangerang, kawasan Talaga Bestari berkembang pesat dan bertransformasi menjadi kawasan sub-urban dalam beberapa tahun terakhir.

Kawasan ini dilengkapi berbagai fasilitas pendukung seperti fitness center, club house, sekolah terpadu, pusat kuliner, ritel dan berbagai fasilitas hiburan.

Pengembangan baru yang akan dilakukan oleh Intiland dan Mitbana akan meningkatkan nilai kawasan dan menambah jumlah fasilitas-fasilitas gaya hidup yang telah ada.   

Permadi menuturkan dari kerjasama joint venture ini pengembangan baru kawasan Talaga Bestari terbagi menjadi dua tahapan.

Tahap pertama yakni pengembangan township seluas 40 hektare yang meliputi antara lain untuk perumahan, ritel, food & beverage, dan fasilitas club house baru untuk penghuni. 

untuk tahap I ini rencananya dimulai dari pembangunan 218 unit rumah di lahan seluas 3,3 hektare.

Klaster perumahan ini diperkirakan akan diluncurkan pada pada kuartal keempat tahun ini.

Lalu tahap II merupakan tahap lanjutan yang menempati lahan seluas 11 hektare untuk pengembangan area TOD yang dilengkapi dengan apartemen, ritel dan komersial terpadu yang teritegrasi dengan berbagai fasilitas shuttle bus dan stasiun Mass Rapid Transport (MRT).

Nantinya area TOD ini teritegrasi dengan rencana pembangunan stasiun MRT Cibadak yang menghubungkan Balaraja-Cikarang yang merupakan jalur MRT Timur-Barat. 

Dalam perusahaan joint venture ini, Mitbana memiliki 70 persen saham dan akan menyediakan dukungan teknis untuk pembuatan rencana induk, desain perkotaan dan infrastruktur untuk pengembangan baru kawasan Talaga Bestari.

Mitbana telah menyiapkan desain dan fitur-fitur pengembangan berkelanjutan, termasuk penyediaan area hijau dan central park, jalur pedestrian dan sepeda yang akan terhubung dengan area-area hijau di seluruh kawasan pengembangan.

“Intiland akan lebih fokus pada persiapan lahan, pengembangan infrastruktur dan hubungan dengan pihak-pihak utama setempat, serta penanganan proses kontruksi dari pengembangan baru kawasan ini,” katanya.

Intiland bangga bisa bekerja sama dengan investor luar negeri karena dapat berbagi pengalaman dan keahlian terbaik dari aspek desain, perencanaan township, dan pengalaman dalam pengembangan proyek.

Perseroan memproyeksikan pengembangan baru Talaga Bestari mampu memberikan makna bagi generasi mendatang tentang kehidupan perkotaan yang berkelanjutan di area Jabodetabek. 

“Terlepas dari pandemi Covid-19, kami terus bersemangat karena fundamental pasar yang kuat serta minat masyarakat untuk tinggal di Talaga Bestari yang terus tumbuh,” ucapnya.

Kolaborasi dengan Mitbana merupakan kerjasama kedua Intiland dengan investor dari Singapura.

Di tahun 2017, Perseroan berkerjasama dengan GIC Singapura untuk mengembangkan dua proyek mixed-use terpadu di Jakarta.

Kedua proyek tersebut yakni pengembangan kawasan mixed-use terpadu South Quarter di Jakarta Selatan dan Fifty Seven Promenade di kawasan pusat bisnis Thamrin, Jakarta Pusat.

Chief Executive Officer Mitbana Yap Shih Chia mengatakan Indonesia selalu menjadi pilihan pasar investasi utama bagi Mitbana.

“Indonesia memiliki fundamental ekonomi yang kuat dan kebijakan yang pro-investasi sehingga memberikan kami alasan terbaik untuk tetap berkomitmen dalam pembangunan perkotaan yang berkelanjutan di ekonomi terbesar di Asia Tenggara,” tuturnya. 

Presiden Direktur & Chief Operating Officer Mitbana Joseph Ueda menuturkan Mitbana akan memanfaatkan pengalaman Mitsubishi Corporation dalam mengkurasi perkembangan perkotaan serta keahlian teknis Surbana Jurong dalam perencanaan dan desain perkotaan, dalam berbagi praktik terbaik dari Jepang dan Singapura.

“Bersama Intiland, kami ingin menciptakan pembangunan berkelanjutan terdepan di Talaga Bestari dan mendorong pembangunan komunitas sosial yang inklusif,” ujarnya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

properti tod
Editor : Yanita Petriella
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top