Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Intiland Raup Penjualan Properti Rp803 Miliar pada Semester I/2022

PT Intiland Development Tbk meraup marketing sales senilai Rp803 miliar sepanjang semester I/2022
Afiffah Rahmah Nurdifa
Afiffah Rahmah Nurdifa - Bisnis.com 20 Juli 2022  |  14:35 WIB
Intiland Raup Penjualan Properti Rp803 Miliar pada Semester I/2022
Salah satu sudut ruangan di Intiland Office Tower Jakarta. Gedung perkantoran yang berlokasi di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta itu merupakan salah satu portofolio andalan PT Intiland Development Tbk. - intiland.com
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Pengembang properti PT Intiland Development Tbk. (DILD) membukukan perolehan marketing sales sebesar Rp803 miliar dari penjualan pada semester I/2022.

Direktur Pengelolaan Modal dan Investasi Intiland Archied Noto Pradono mengatakan total penjualan tersebut mencakup beberapa segmen properti yakni kawasan perumahan, kawasan industri, dan pengembangan mixed-use & high rise.

Secara keseluruhan, kawasan perumahan memberikan kontribusi terbesar hingga 60 persen senilai Rp479 miliar, lalu kawasan industri mencatatkan penjualan hingga Rp214 miliar atau 26 persen. Sementara pengembangan mixed-use & high rise membukukan Rp110 miliar atau 14 persen.

Adapun lokasi proyek yang paling besar memberikan nilai penjualan yaitu di Surabaya sebesar Rp 442 miliar atau 53 persen dari total. Penjualan proyek-proyek di Jakarta dan Tangerang sebesar Rp380 miliar atau 47 persen.

"Kami terus berusaha mengejar target penjualan di semester kedua melalui peluncuruan produk-produk baru maupun pengembangan proyek baru," kata Archied dikutip dari keterangan resminya, Rabu (20/7/2022).

Selain marketing sales, Intiland juga memperoleh pendapatan berkelanjutan atau recurring income sebesar Rp338 miliar sepanjang semester I/2022. Adapun perolehan tersebut meningkat dari tahun lalu senilai Rp333 miliar.

"Kontribusi recurring income bersumber dari penyewaan perkantoran, seperti South Quarter dan Intiland Tower, juga pengelolaan sarana dan prasarana, serta fasilitas golf dan olahraga yang berlokasi di Jakarta maupun Surabaya," ujarnya.

Melihat prospek properti pergudangan yang tengah melesat, Archied menyebut perseroan akan menggenjot penjualan pada lahan industri dan produk pergudangan.

Adapun portofolio proyek lahan industri maupun pergudangan yang dimiliki Intiland saat ini yaitu Batang Industrial Park, Ngoro Industrial Park di Mojokerto, Jawa Timur.

Tak hanya itu, DILD juga memiliki lahan pergudangan Aeropolis Techno Park di dekat bandara International Soekarno Hatta di Tangerang.

Saat ini, pengembangan akan fokus pada proyek yang sedang berjalan dengan meningkatkan penjualan dari stok atau inventori yang ada.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

intiland properti marketing sales perkantoran
Editor : Amanda Kusumawardhani
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top