Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ini Penyebab Repsol Ajukan Revisi Kontrak Gas Blok Sakakemang

Revisi gas sales agreement disebabkan karena adanya koreksi yang cukup dalam dari potensi sumber daya gas Blok Sakakemang.
Nyoman Ary Wahyudi
Nyoman Ary Wahyudi - Bisnis.com 27 Juli 2022  |  20:21 WIB
Ini Penyebab Repsol Ajukan Revisi Kontrak Gas Blok Sakakemang
Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto dalam sebuah paparan kinerja dengan media. Istimewa - SKK Migas
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA — Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Dwi Soetjipto mengatakan lembaganya tengah membahas revisi kontrak perjanjian jual beli gas bumi atau gas sales agreement (GSA) dari Blok Sakakemang, buntut dari revisi cadangan gas dari wilayah kerja yang dikelola Repsol itu.

Dwi mengatakan revisi GSA itu disebabkan karena adanya koreksi yang cukup dalam dari potensi sumber daya gas Blok Sakakemang. Semula, blok gas yang dikelola Repsol itu ditaksir memiliki sumber daya gas sebesar 2 triliun kaki kubik atau trilliun cubic feet (TCF). Hanya saja hasil pengeboran terakhir menunjukkan sumber daya gas yang tersedia hanya sekitar 350 miliar kaki kubik atau billion cubic feet (BCF).

“Perjanjian berubah karena kapasitasnya berubah, karena cadangannya dulu diperkirakan di atas 1 TCF sekarang tinggal sekitar 350 BCF, jadi kan harus berubah,” kata Dwi saat ditemui di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Rabu (27/7/2022).

Kendati demikian, Dwi memastikan, pengembangan blok gas itu masih prospektif dari sisi jaringan distribusi gas yang relatif berdekatan dengan pembeli potensial.

“Saya kira siapapun nanti yang akan mengembangkannya tetap masih ekonomis, karena tinggal connect ke eksisting ya ke Corridor paling tidak,” kata dia.

Selain itu, dia menambahkan, terdapat sejumlah pembeli lainnya yang potensial di sekitar Blok Sakakemang yang dapat ikut mempertahankan nilai keekonomian proyek gas tersebut.

Buyer gasnya sangat terbuka karena Sakakemang bisa nyambung ke ConocoPhillips, Singapura, ke Jawa Barat, jadi tidak ada isu soal buyer,” tuturnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

skk migas gas bumi blok migas
Editor : Farid Firdaus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top