Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Wah! PUPR Sebut Biaya Pembangunan Jembatan Buton-Muna Rp15 Triliun

Kementerian PUPR akan membangun proyek jembatan Buton-Muna dengan biaya sekitar Rp15 triliun dengan estiminasi pembangunan 4 tahun.
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono. Bisnis/Abdullah Azzam
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono. Bisnis/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan membangun proyek jembatan Buton-Muna dengan biaya sekitar Rp15 triliun dengan estiminasi pembangunan 4 tahun.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan pembangunan Jembatan Buton-Muna dilakukan guna menumbuhkan kegiatan perekonomian serta mendukung konektivitas antar wilayah.

Menurutnya, konektivitas antar kawasan perlu terus ditingkatkan agar aliran barang, jasa, dan manusia bisa lebih lancar dan efesien.

"Dengan konektivitas yang baik, diharapkan pertumbuhan ekonomi kawasan meningkat," kata Basuki dalam keterangan resmi, Minggu (19/6/2022).

Direktur Pembangunan Jembatan Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Marga Yudha Handita Pandjirawan dalam paparannya di hadapan Komisi V DPR RI mengatakan, Jembatan Buton – Muna rencanannya akan direntangkan di atas selat Baruta-Kolagana dibangun di atas lahan seluas 70 hektare yang dibagi masing-masing 35 hektare di Pulau Buton dan Muna

"Kebutuhan lahan ini antara lain untuk pembangunan jalan pendekat, rest area, fasilitas umum, wisata laut, dan kantor pengelola,” ujarnya.

Menurut Yudha, Kementerian PUPR telah menyelesaikan desain dan telah mendapat persetujuan dari Komisi Keamanan Jembatan dan Terowongan Jalan (KKJTJ) untuk Jembatan Buton - Muna sejak tahun 2020 - 2021. Meskipun demikian, perlu dilakukan kembali review desain dari Independent Proof Check (IPC).

Yudha menambahkan, Jembatan Buton - Muna dengan total panjang 2.969 meter tersebut memiliki panjang bentang utama sepanjang 765 meter terdiri dari bentang jembatan pendekat Pulau Muna sepanjang 186 meter dan bentang jembatan pendekat Pulau Buton sepanjang 525 meter.

"Jembatan pendekat dan jembatan utama lebarnya 2,21 meter dengan 2 jalur, terdiri dari 4 lajur ditambah dengan 2 jalur untuk motor  sehingga sudah diantisipasi untuk pergerakan traffic hingga 100 tahun ke depan," tutur Yudha. 

Hal senada disampaikan Direktur Pelaksanaan Pembiayaan Infrastruktur Jalan dan Jembatan Ditjen Pembiayaan Infrastrukur PUPR Reni Ahiantini. Dia mengatakan, sepanjang tahun 2021 sampai akhir semester I tahun 2022 telah disusun kajian melalui KPBU untuk pembangun Jembatan Buton - Muna, meliputi aspek hukum, finansial, kelembagaan, dan manajemen resiko sesuai dengan regulasi yang ada.

"Kami juga sama-sama paralel dengan Ditjen Bina Marga, tentunya yang digunakan saat ini adalah angka yang nantinya ada review dari Tim Direktorat Jembatan," jelasnya.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper