Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Top 5 News Bisnisindonesia.id: Momentum Kuat Pertumbuhan Kartu Kredit, Potensi Laba Emiten Restoran Terganjal Harga Komoditas

Terkendalinya pandemi Covid-19 diperkirakan bakal mendorong pertumbuhan outstanding pinjaman kartu kredit. Sementara itu, emiten restoran masih harus bersabar untuk dapat menikmati pertumbuhan kinerja yang benar-benar optimal.
Saeno
Saeno - Bisnis.com 12 Juni 2022  |  07:36 WIB
Top 5 News Bisnisindonesia.id: Momentum Kuat Pertumbuhan Kartu Kredit, Potensi Laba Emiten Restoran Terganjal Harga Komoditas
Seiring melandainya pandemi Covid-19 pada 2022, volume dan nilai transaksi kartu kredit kini menunjukkan geliat perbaikan. - BID

Bisnis.com, JAKARTA - Melonggarnya aktivitas masyarakat seiring terkendalinya pandemi Covid-19 diperkirakan bakal mendorong pertumbuhan outstanding pinjaman kartu kredit pada 2022. Sementara itu, emiten restoran masih harus bersabar lebih lama untuk dapat menikmati pertumbuhan kinerja yang benar-benar optimal.

Selain dua berita tentang potensi kinerja kartu kredit dan emiten restoran, redaksi Bisnisindonesia.id menyajikan beragam berita lainnya secara analitis dan mendalam.

Berikut Top 5 News Bisnisindonesia.id edisi Minggu, 12 Juni 2022, kami pilihkan untuk Anda para pembaca yang budiman.

1. Momentum Kuat Pertumbuhan Kartu Kredit

Berkaca pada Statistik Sistem Pembayaran dan Infrastruktur Pasar Keuangan (SPIP) yang dirilis Bank Indonesia (BI), pandemi Covid-19 telah memukul kinerja volume serta nilai transaksi kartu kredit sepanjang tahun 2020 – 2021.

Seiring melandainya pandemi Covid-19 pada 2022, volume dan nilai transaksi kartu kredit kini menunjukkan geliat perbaikan. Tren positif juga tecermin dari nilai outstanding pinjaman 4 bank besar di Indonesia.
 

2. Mengejar Target Ekspor Sejuta Kendaraan Euro 4

Standar Euro 4 untuk kendaraan bermesin diesel resmi dimulai 12 April 2022. Peluang ekspor kendaraan niaga semakin terbuka. Beberapa merek mulai tancap gas mengapalkan produksinya ke pasar global, beberapa merek lainnya masih sibuk menikmati gemuknya pasar domestik.

Penerapan standar ini telah lama dinanti oleh pabrikan kendaraan di Indonesia. Pasalnya, standar Euro 2 membuat Indonesia jauh tertinggal dari banyak negara. 

Dalam kontek global sourcing, standar teknologi yang tidak setara cenderung mempersempit pasokan di satu sisi, serta membatasi akses ekspor ke pasar dunia di sisi lainnya.
 

3. Menabur Harapan pada Pemulihan Kinerja SCMA

Gedung SCTV, kantor pusat PT Surya Citra Media Tbk./sctv

Kinerja keuangan emiten media milik Grup Emtek, PT Surya Citra Media Tbk. tidak begitu menggembirakan pada kuartal pertama tahun ini, sejalan dengan aktivitas transaksi sahamnya yang juga lesu. Meski demikian, kalangan analis menilai saham ini layak untuk dibeli.

Laba periode berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk SCMA turun dari Rp331,53 miliar di kuartal pertama 2021 menjadi Rp284,84 miliar di kuartal pertama tahun ini.

Penurunan laba perseroan yang terjadi di tiga bulan pertama 2022 tersebut antara lain dibukukan dari naiknya beban program dan siaran dari Rp648,99 miliar menjadi Rp810,40 miliar.
 

4. Menimbang Rencana Pemerintah Menghapus Minyak Goreng Curah

Setelah bersusah payah menekan harga eceran tertinggi (HET) usai pencabutan subsidi minyak goreng curah, pemerintah berniat menghapus minyak goreng murah tersebut.

Program ini rencananya bakal dilakukan secara bertahap. Nantinya kelas minyak goreng curah bakal diubah menjadi kemasan sederhana. Minyak goreng curah dinilai kurang higienis.

Hingga kini belum diketahui bagaimana mekanisme penghapusan minyak curah. Namun begitu, pemerintah mesti melihat lebih jauh persoalan yang bakal dihadapi oleh pelaku industri. Terlebih pelaku bisnis mikro, kecil dan menengah umumnya masih menggunakan curah. 

 
5. Geliat Laba Emiten Restoran Terganjal Lonjakan Harga Komoditas

Dengan kondisi terkini yang justru menghadirkan tantangan baru, emiten restoran tampaknya masih harus bersabar lebih lama untuk dapat menikmati pertumbuhan kinerja yang benar-benar optimal. Rencana ekspansi pun harus dihitung ulang secara matang sebelum dieksekusi.

Secara umum, sebenarnya kinerja emiten restoran memperlihatkan perbaikan pada kuartal I/2022, meski pemerintah sempat memberlakukan pembatasan mobilitas akibat penyebaran varian Omicron.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

restoran kartu kredit Top 5 News Bisnisindonesia.id
Editor : Saeno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top