Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Jokowi Buka Ekspor CPO dan Minyak Goreng Mulai Hari Ini, Ternyata Ini Alasannya

Presiden Joko Widodo resmi membuka keran ekspor CPO dan bahan baku minyak goreng mulai hari ini, Senin (23/5/2022). Sejumlah hal menjadi pertimbangan utama Jokowi untuk mencabut larangan ekspor komoditas tersebut.
Amanda Kusumawardhani
Amanda Kusumawardhani - Bisnis.com 23 Mei 2022  |  09:44 WIB
Jokowi Buka Ekspor CPO dan Minyak Goreng Mulai Hari Ini, Ternyata Ini Alasannya
Pekerja mengumpulkan buah kelapa sawit di salah satu tempat pengepul kelapa sawit di Jalan Mahir Mahar, Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Selasa (26/4/2022). Antara - Makna Zaezar

Bisnis.com, JAKARTA – Presiden Joko Widodo resmi membuka keran ekspor crude palm oil (CPO) dan bahan baku minyak goreng per hari ini, Senin (23/5/2022).

Jokowi mengungkapkan bahwa keputusan membuka kembali ekspor CPO dan minyak goreng diambil pemerintah setelah memperhatikan kondisi pasokan dan harga minyak goreng saat ini serta mempertimbangkan para tenaga kerja dan petani di industri sawit.

Salah satu pertimbangan Presiden Jokowi membuka keran ekspor komoditas tersebut adalah kondisi di lapangan yang menunjukkan harga minyak goreng curah penurunan, meski belum mencapai Harga Eceran Eceran Tertinggi (HET) Rp14.000 per liter.

“Terdapat penurunan harga minyak goreng secara nasional. Pada april sebelum pelarangan ekspor, harga rata rata nasional minyak goreng curah Rp19.800 dan setelah adanya pelarangan ekspor harga rata rata Rp17.200 – Rp17.600,” katanya dalam konferensi pers virtual, Kamis (19/5/2022).

Berikut ini alasan Jokowi mencabut ekspor CPO dan minyak goreng per hari ini, Senin (23/5/2022):

1.      Penurunan harga minyak goreng curah

Meski belum mencapai HET Rp14.000 per liter, Jokowi mengeklaim bahwa rata harga minyak goreng curah sebelum larangan ekspor mencapai Rp19.800 per liter. Tetapi, setelah adanya pelarangan ekspor minyak goreng dan CPO, harga minyak goreng curah turun di kisaran Rp17.200-Rp17.600 per liter.

Pada april sblm pelarangan ekspor, harga rata rata nasional migor curah 19.800 dan setelah adanya pelarangan ekspor harga rata rata 17.200 – 17.600 per liter.

“Oleh karena kondisi pasokan dan harga minyak goreng, serta mempertimbangkan adanya 17.00 juta tenaga di industri sawit, baik petani, pekerja, dan tenaga pendukung lainnya, saya memutuskan ekspor minyak goreng akan dibuka kembali pada Senin 23 Mei 2022,” tambahnya.

Tak hanya itu, dia meyakini harga minyak goreng curah akan semakin terjangkau menuju harga yang ditentukan pemerintah karena ketersediaan semakin melimpah.

2.      Pasokan minyak goreng meningkat

Jokowi memaparkan pada Maret sebelum dilakukan pelarangan ekspor, pasokan minyak goreng nasional hanya mencapai 64,5 ribu ton. Setelah dilakukan pelarang ekspor pada bulan April, pasokannya mencapai 211.000 ton per bulannya, melebihi kebutuhan nasional bulanan nasional.

“Padahal, kebutuhan minyak goreng nasional untuk minyak goreng curah hanya mencapai 194.000 ton per bulan. Menurutnya, penambahan pasokan dan penurunan harga merupakan minyak goreng curah merupakan usaha bersama, baik dari pemerintah, BUMN, maupun swasta,” katanya.

3.      Para tenaga kerja dan petani di industri sawit.

Jokowi mengungkapkan industri kelapa sawit telah menjadi tumpuan nafkah bagi 17 juta tenaga kerja di Indonesia, baik petani, pekerja, dan juga tenaga pendukung lainnya.

“Pada kesempatan ini juga, saya ingin mengucapkan terima kasih kepada para petani sawit atas pengertian dan dukungan terhadap kebijakan pemerintah yang diambil untuk kepentingan masyarakat yang lebih luas,” tekannya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jokowi minyak goreng ekspor cpo larangan ekspor sawit
Editor : Amanda Kusumawardhani

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top