Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Keran Ekspor CPO Akan Dibuka, Permendag Baru Segera Terbit

Menteri Perdagangan akan segera mencabut Permendag No. 22/2022 dan menerbitkan aturan baru terkait ekspor, DMO, dan pengawasan yang melibatkan aparat hukum.
Annasa Rizki Kamalina
Annasa Rizki Kamalina - Bisnis.com 20 Mei 2022  |  20:04 WIB
Keran Ekspor CPO Akan Dibuka, Permendag Baru Segera Terbit
Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi di sela-sela gelaran World Expo 2020 Dubai. - Bisnis/Gajah Kusumo

Bisnis.com, JAKARTA – Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi akan segera mencabut Permendag No. 22/2022 dan akan menerbitkan Permendag baru menindaklanjuti arahan Presiden RI Jokowi terkait pembukaan ekspor CPO dan turunannya.

“Kami akan mencabut Permendag No. 22/2022 tentang larangan sementara ekspor crude palm oil (CPO), refined, bleached, and deodorized (RBD) palm oil, refined, bleached, and deodorized palm olein, dan used cooking oil,” tegas Lutfi dalam YouTube Kementerian Perdagangan, Jumat (20/5/2022).

Lutfi menyampaikan Hal-hal yang akan diatur mencakup aturan-aturan terkait tapi tidak terbatas pada ekspor yang terdaftar, ketentuan DMO [domestic market obligation] dan turunanya, serta mekanisme pengawasan dengan melibatkan aparat penegak hukum.

Mendag juga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung kebijakan pemerintah sebagai upaya untuk menjamin ketersediaan pasokan dan keterjangkauan harga minyak goreng di dalam negeri.

“Saya juga berterima kasih kepada produsen yang telah mematuhi kebijakan larangan ekspor sementara waktu sampai stok minyak goreng dalam negeri cukup untuk kebutuhan masyarakat tidak terkecuali kepada seluruh distributor, retailer, dan pedagang eceran yang telah berkontribusi memenuhi kebutuhan minyak goreng masyarakat,” kata Lutfi.

Sejauh larangan ekspor CPO berlaku, pasokan migor curah meningkat 108,74 persen dari kebutuhan nasional atau sebesar 211.638,65 ton. Pasokan ini lebih besar 17.004 ton dari kebutuhan nasional sebesar 194.634 ton.

Sebelumnya, pasokan minyak goreng curah pada Maret 2022 hanya sebesar 64.626,52 ton atau setara dengan 33,2 persen dari kebutuhan nasional.

Kemendag dan pihak terkait akan terus memastikan ketersediaan migor dan memperluas penjualan minyak goreng curah melalui program Migor Rakyat.

Program Migor Rakyat ini dalam implementasinya akan menggunakan teknologi aplikasi digital dan tersinkronisasi secara nasional. Harapannya, akan ada transparansi data mengenai distribusi dan stok minyak goreng dalam negeri.

“Setiap orang dapat membeli migor curah 1-2 liter perhari dengan menunjukkan KTP,” jelas Lutfi.

Sejak diluncurkan pada 17 Mei 2022, hingga saat ini sudah tersedia lebih dari 2.000 titik dan dalam waktu dekat akan menjangkau target sebanyak 10.000 titik di seluruh wilayah Indonesia. 

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Gapki Eddy Martono menyampaikan bahwa pihaknya tengah bersiap dan berkoordinasi dengan negara importir selagi menunggu aturan yang akan keluar.

“Untuk DMO tidak ada masalah, kalau DPO belum jelas apakah DPO seperti yang sebelumnya? Kita masih menunggu peraturan yang pastinya seperti apa,” ujar Eddy, Jumat (20/5/2022).

Kebijakan DMO dan DPO yang berlaku sebelumnya dinilai tidak berjalan dengan lancar karena tidak semua pabrik minyak goreng melakukan ekspor. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kementerian perdagangan gapki minyak goreng ekspor cpo dmo
Editor : Hadijah Alaydrus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top