Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ekonomi Jepang Terkoreksi, BOJ Kirim Sinyal Lanjut Stimulus

Perekonomian Jepang terkontraksi dalam laju tahunan sebesar 1 persen pada kuartal awal tahun ini. Para ekonom memprediksi penurunan mencapai 1,8 persen.
Nindya Aldila
Nindya Aldila - Bisnis.com 18 Mei 2022  |  12:29 WIB
Ekonomi Jepang Terkoreksi, BOJ Kirim Sinyal Lanjut Stimulus
Gedung bank sentral Jepang, Bank Of Japan (BOJ), di Tokyo. - Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA – Perekonomian Jepang menyusut pada kuartal I/2022 akibat membengkaknya tagihan impor dan terbaliknya pemulihan ekonomi sehingga mendorong Bank of Japan menyuntikkan stimulus lebih lanjut.

Dilansir Bloomberg pada Rabu (18/5/2022), PDB Jepang terkontraksi dalam laju tahunan sebesar 1 persen pada 3 bulan pertama tahun ini. Para ekonom memprediksi penurunan mencapai 1,8 persen.

Neraca perdagangan bulanan telah berada di lampu merah sejak Agustus setelah rantai pasok dan kembalinya permintaan global mulai mendorong harga komoditas.

Belanja konsumen juga jalan di tempat setelah adanya pembatasan aktivitas yang berpengaruh pada jam kerja bisnis.

Revisi pertumbuhan ekonomi pada kuartal sebelumnya telah membantu memperkecil penurunan ekonomi.

Kendati demikian, kontraksi pada kuartal IV/2021 telah membuat Jepang tertinggal dalam pemulihan global, memperkuat dorongan untuk melanjutkan stimulus pemerintah dan bank sentral. Adapun inflasi tetap jauh di bawah tingkat global.

"Sulit rasanya untuk bisa optimistis terhadap proyeksi perekonomian Jepang saat ini. Bisnis akan berhati-hati dalam berinvestasi di lingkungan yang tidak pasti tanpa pendorong pertumbuhan yang jelas," ujar Senior Ekonom Eksekutif Dai-Ichi Life Research Institute Yoshiki Shinke.

Menurutnya, dari perspektif ekonomi, BOJ tidak berada pada titik di mana dia dapat mulai menormalkan kebijakan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ekonomi global ekonomi jepang bank of japan

Sumber : Bloomberg

Editor : Amanda Kusumawardhani

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top