Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Wow! Maybank Luncurkan KPR Syariah Equivalent Rate Cuma 3,63 Persen

Maybank Indonesia melalui Unit Usaha Syariah (UUS) Maybank menggenjot produk pembiayaan properti yang ditujukan bagi semua kalangan lewat Pembiayaan Properti iB.
Faustina Prima Martha
Faustina Prima Martha - Bisnis.com 14 Mei 2022  |  12:42 WIB
Karyawan melintas di depan kantor cabang Maybank Indonesia, di Jakarta, Kamis (27/6/2019). - Bisnis/Himawan L Nugraha
Karyawan melintas di depan kantor cabang Maybank Indonesia, di Jakarta, Kamis (27/6/2019). - Bisnis/Himawan L Nugraha

Bisnis.com, JAKARTA - PT Bank Maybank Indonesia, Tbk. (Maybank Indonesia) melalui Unit Usaha Syariah (UUS) Maybank meluncurkan KPR Syariah dengan equivalent rate sebesar 3,63 persen selama 3 tahun pertama dan 10,63 persen untuk 7 tahun berikutnya.

Head Shariah Banking Maybank Indonesia Romy Buchari mengatakan melalui program tersebut, pembelian properti dilakukan sesuai akad Musyarakah Mutanaqishah (MMQ). Pembeli akan memasuki kontrak kerja sama modal antara Bank dengan pembeli atau nasabah untuk memiliki properti sesuai nisbah yang disepakati.

"Pembiayaan ini memiliki equivalent rate tetap dan bersaing, yaitu sebesar 3,63 persen selama 3 tahun pertama dan 10,63 persen untuk 7 tahun berikutnya," katanya dalam siaran pers, Jumat (13/5/2022).

Dia menambahkan angsuran yang dibayarkan nasabah akan digunakan untuk pembelian porsi kepemilikan Bank secara bertahap sehingga pada akhir masa pembiayaan, nasabah akan memiliki 100 persen properti tersebut. 

Solusi UUS Maybank Pembiayaan Properti iB, lanjutnya, dapat dimanfaatkan untuk pembelian properti seperti rumah baru dari para pengembang properti (developer) rekanan Maybank Indonesia, maupun bagi pembeli yang menginginkan hunian second, baik dari agen properti ataupun perorangan.

Selain itu, nasabah juga dapat memilih fitur take over apabila memilih untuk memindahkan fasilitas Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dari bank semula ke fasilitas pembiayaan dengan skema Syariah UUS Maybank dan melakukan Top Up atas fasilitas take over tersebut. Melalui fasilitas ini,nasabah bisa menikmati biaya khusus yang diberikan dalam jangka waktu pembiayaan maksimal hingga 20 tahun.

Pembiayaan Properti iB juga menawarkan fitur dan manfaat untuk memiliki hunian sesuai dengan jangka waktu dan tipe rumah melalui skema yang sederhana, proses yang cepat serta biaya administrasi yang kompetitif, sehingga pembeli properti dapat merealisasikan keinginannya dalam memiliki properti idamannya.

Romy melihat potensi pertumbuhan properti di Indonesia serta fasilitas pembiayaan properti yang masih menjadi pilihan utama mayoritas konsumen dalam pembelian properti dengan pangsa mencapai 75,65 persen, oleh karena itu, solusi UUS Maybank Pembiayaan Properti iB dapat menjadi pilihan bagi masyarakat untuk membeli rumah impian, terutama dengan prinsip Syariah. 

"Selain itu UUS Maybank juga menyediakan Program Pembiayaan Properti iB dengan tingkat sewa/equivalent ratefixed variatif dengan jangka waktu pembiayaan sesuai dengan kenyamanan dan kemampuan keuangan calon pembeli atau nasabah,” ujarnya.

Pada tahun 2022, tren peningkatan kepemilikan properti akan meningkat dengan adanya insentif berupa pengurangan Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) dari pemerintah hingga Juni 2022.

Insentif tersebut telah berhasil menggeliatkan pertumbuhan transaksi properti, dengan skema potongan pajak lebih kecil yaitu, 50 persen untuk rumah dengan harga di bawah Rp2 miliar dan 25 persen untuk rumah di kisaran harga Rp2-5 miliar. Hal ini menjadi momentum yang baik untuk berinvestasi properti, baik bagi first time homeowner ataupun pembeli hunian berikutnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kpr maybank penjualan properti bunga kpr
Editor : Rio Sandy Pradana

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top