Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Sri Mulyani Beberkan Tantangan dalam Mendorong Pengembangan Obligasi Hijau

Sri Mulyani mengatakan, dalam menerbitkan green bonds akan ada proses meyakinkan pasar bahwa proyek yang mendasari obligasi tersebut adalah proyek yang benar-benar hijau.
Maria Elena
Maria Elena - Bisnis.com 10 Maret 2022  |  22:02 WIB
Sri Mulyani Beberkan Tantangan dalam Mendorong Pengembangan Obligasi Hijau
Menteri Keuangan RI Sri Mulyani Indrawati - Youtube Ministry of Finance Republic Indonesia

Bisnis.com, JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani membeberkan penerbitan obligasi hijau atau green bonds memiliki tantangan yang lebih besar dibandingkan dengan obligasi konvensional.

Dalam menerbitkan green bonds, kata dia, akan ada proses meyakinkan pasar bahwa proyek yang mendasari obligasi tersebut adalah proyek yang benar-benar hijau.

“Itu adalah biaya tambahan untuk mengeluarkan instrumen semacam ini,” katanya dalam acara IFF Sustainable Finance Summit, Kamis (10/3/2022).

Di samping itu, Sri Mulyani mengatakan regulator pun harus merumuskan kebijakan untuk memberikan insentif pembiayaan, dikarenakan pasar untuk obligasi hijau belum tercipta dan belum efisien.

“Jadi pertanyaannya, kerangka regulasi dan kebijakan seperti apa yang dapat mengungkit sehingga pembiayaan ini, yang sebenarnya sangat potensial secara global, namun belum terwujud,” tuturnya.

Dia mengatakan, pasokan dan permintaan untuk obligasi hijau memang ada, namun belum menjadi kebutuhan di pasar.

Dia menekankan, dalam mengatasi masalah perubahan iklim dan untuk mendorong ekonomi berkelanjutan, akses keuangan tentu menjadi sangat penting, termasuk akses teknologi, khususnya bagi negara berkembang.

Terlebih lagi, saat ini dunia menghadapi peningkatan tensi geopolitik global, yang dinilai akan menjadi tantangan dalam mendorong ekonomi hijau.

Dalam hal ini, kata dia, negara G20 memegang peranan yang sangat penting, karena negara G20 menjadi penyumbang CO2 terbesar di dunia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sri mulyani green bond
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top