Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ekosistem Kendaraan Listrik, Pertamina Kembangkan Battery Swapping Station

PT Pertamina Patra Niaga segera mengoperasikan 14 unit battery swapping station untuk memperluas ekosistem motor listrik.
Rayful Mudassir
Rayful Mudassir - Bisnis.com 23 Februari 2022  |  10:19 WIB
Petugas mengisi daya mobil listrik di Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di kawasan Fatmawati, Jakarta, Sabtu (12/12 - 2020). Fast charging 50 kW ini didukung berbagai tipe gun mobil listrik. ANTARA FOTO\r\n
Petugas mengisi daya mobil listrik di Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di kawasan Fatmawati, Jakarta, Sabtu (12/12 - 2020). Fast charging 50 kW ini didukung berbagai tipe gun mobil listrik. ANTARA FOTO\\r\\n

Bisnis.com, JAKARTA – PT Pertamina (Persero) melalui PT Pertamina Patra Niaga mengoperasikan 14 unit battery swapping station di tujuh lokasi green energy station (GES) Pertamina.

Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati mengatakan bahwa Subholding Commercial & Trading tersebut telah resmi mengoperasikan 14 unit Battery Swapping Station dengan 212 baterai yang tersebar di 7 lokasi GES.

Perluasan jangkauan stasiun pergantian baterai motor listrik itu menjadi salah satu infrastruktur yang diperlukan untuk membentuk ekosistem motor listrik secara menyeluruh.

"Kami akan terus memperluas jaringan Battery Swapping Station di Indonesia," katanya saat konferensi pers ujicoba ekosistem motor listrik di Jakarta, Selasa (22/2/2022).

Dalam perjalanannya, Pertamina juga telah membangun enam lokasi charging station. Stasiun pengisian ini diperuntukkan bagi mobil listrik. Penempatan stasiun ini ditempatkan pada stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) milik Pertamina.

Dia menerangkan Pertamina memahami kebutuhan para pengendara motor listrik, yaitu kecepatan dan kemudahan sehingga perseroan menyediakan Battery Swapping Station.

"Jadi, langsung "Swap and Go". Dengan bisnis model seperti ini, Indonesia juga berpeluang untuk mengembangkan baterai motor listrik standar Indonesia, sehingga ke depan, harga motor listrik dapat lebih terjangkau."

Perseroan kata dia terus bergerak mendukung program pemerintah dalam mempercepat transisi energi di bidang kendaraan listrik, bersama dengan Gojek, Indonesia Battery Corporation (IBC), Gesits, dan Electrum. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Editor : Amanda Kusumawardhani

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top