Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Perkantoran & Lahan Industri Dongkrak Harga Properti Komersial

Di tengah kesulitan akibat belum pulihnya perekonomian yang terdampak pandemi corona, ternyata subsektor perkantoran dan lahan industri menjadi faktor yang mengangkat harga properti komersial sepanjang 3 bulan terakhir tahun lalu, menurut survei Bank Indonesia.
M. Syahran W. Lubis
M. Syahran W. Lubis - Bisnis.com 17 Februari 2022  |  14:07 WIB
Perkantoran & Lahan Industri Dongkrak Harga Properti Komersial
Deretan properti komersial di Jakarta. - Antara

Bisnis.com, JAKARTA – Permintaan properti komersial sepanjang kuartal IV 2021 meningkat sehingga pada saat bersamaan harganya pun bergerak naik.

Hasil survei Bank Indonesia menunjukkan bahwa permintaan properti komersial pada kuartal IV 2021 meningkat secara tahunan (year-on-year/yoy).

Indeks Permintaan Properti Komersial kuartal IV 2021 tumbuh 1,01% yoy, lebih tinggi dibandingkan dengan kuartal sebelumnya yang tercatat 0,13 persen yoy dan kuartal terakhir 2020 yang justru kontraksi -0,05 persen yoy sebagai dampak pandemi corona.

Peningkatan didorong oleh kategori jual yang naik 0,96 persen yoy, lebih tinggi dibandingkan dengan 0,12 persen yoy pada kuartal sebelumnya karena terdapat perbaikan permintaan pada segmen perkantoran jual dan segmen lahan industri di terutama Bodebek.

“Peningkatan permintaan lahan industri disebabkan oleh adanya ekspansi existing tenant dari perusahaan manufaktur dan data center seiring dengan meningkatnya kondisi bisnis sektor tersebut,” ungkap survei BI.

Pada kategori sewa, permintaan properti komersial secara umum juga menunjukkan tren meningkat dan tumbuh 10,41 persen yoy, lebih tinggi dibandingkan dengan 1,48 persen yoy pada Q3 2021, dipengaruhi kenaikan permintaan beberapa segmen di antaranya perkantoran sewa, ritel sewa, dan hotel sebagai dampak pelonggaran pembatasan akibat Covid-19 pada Q4 2021.

Hal itu mendongrak aktivitas work from office (WFO), jumlah kunjungan ke mal atau pusat perbelanjaan, serta tingkat hunian perhotelan.

Secara kuartalan, permintaan properti komersial juga naik. Permintaan properti komersial kuartal IV 2021 meningkat 0,91 persen quarter-to-quarter (qtq), lebih tinggi daripada 0,08 persen qtq pada kuartal sebelumnya.

Survei BI itu juga menunjukkan bahwa sepanjang 3 bulan terakhir tahun lalu terdapat kenaikan harga properti komersial.

Indeks Harga Properti Komersial terindikasi semakin baik, secara tahunan naik 0,60 persen yoy, lebih tinggi daripada 0,35 persen yoy pada kuartal III 2021 maupun 0,12 persen yoy pada kuartal IV 2020.

Hal itu didorong adanya perbaikan harga pada perkantoran strata, lahan industri, dan kompleks pergudangan dibandingkan dengan kuartal sebelumnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

perkantoran bisnis properti kawasan industri
Editor : M. Syahran W. Lubis

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top