Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Metamates, Panggilan Sayang Mark Zuckerberg ke Karyawan Facebook

Mark Zuckerberg menyebutkan label karyawan dalam catatannya: Meta, Metamates, Me.
Farid Firdaus
Farid Firdaus - Bisnis.com 16 Februari 2022  |  16:39 WIB
Metamates, Panggilan Sayang Mark Zuckerberg ke Karyawan Facebook
CEO Meta Platforms Inc. Mark Zuckerberg - Istimewa.
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Mark Zuckerberg merilis daftar nilai-nilai prinsipal untuk bekerja di induk Facebook, Meta Platforms Inc., di mana ia menyebut karyawannya ‘Metamates’.

Mengutip Bloomberg, Rabu (16/2/2022), pendiri Facebook, yang mengubah nama perusahaan pada Desember 2021 untuk mencerminkan fokus baru yakni metaverse, menjabarkan visinya untuk budaya internal perusahaan dalam memo karyawan yang dia bagikan pada Selasa (15/2/2022).

Motto Move Fast yang familiar tetap ada, bergabung dengan jargon-jargon seperti Build Awesome Things, Live in the Future, Focus on Long-Term Impact dan Be Direct and Respect Your Colleagues

Chief executive officer Meta tersebut mengatakan sekarang perusahaan lebih terdistribusi dan membuka pintu secara internasional dengan upaya merekrut karyawan dari seluruh dunia.

Mark Zuckerberg menyebutkan label karyawan dalam catatannya: Meta, Metamates, Me.

Seperti yang dijelaskan oleh eksekutif Meta Andrew Bosworth di Twitter, sebutan ini diambil dari referensi kelompok angkatan laut. "Ini tentang rasa tanggung jawab yang kita miliki untuk kesuksesan kolektif kita dan satu sama lain sebagai rekan satu tim," tulis Zuckerberg.

Postingan Andrew di Twittter menghasilkan respon yang beragam, mulai dari antusiasme hingga ejekan online. Beberapa pengguna media sosial menangkap slogan Meta yang memprioritaskan perusahaan dibanding pekerja, sementara komentar lain memuji miliarder tersebut.

Meta telah melewati serangkaian pukulan ke citra publiknya belakangan ini setelah pelapor Frances Haugen memicu perdebatan tentang apakah perusahaan memprioritaskan keuntungan daripada tanggung jawab sosial.

Bulan ini, perusahaan induk Facebook kehilangan sekitar US$251,3 miliar nilai pasar setelah mengungkap hasil laporan keuangan yang mengecewakan. Hal tersebut merupakan penurunan nilai pasar terbesar untuk perusahaan AS mana pun yang pernah ada.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

facebook Mark Zuckerberg metaverse

Sumber : Bloomberg

Editor : Farid Firdaus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top