Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

AP II Targetkan 20 Bandara Pakai PLTS pada 2025

PT Angkasa Pura II atau AP II menargetkan 20 bandara kelolaannya memiliki Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) pada 2025.
Rahmi Yati
Rahmi Yati - Bisnis.com 13 Februari 2022  |  14:38 WIB
Aktivitas masyarakat di Bandara Internasional Minangkabau (BIM) terlihat sepi semenjak pandemi melanda daerah Provinsi Sumatra Barat, Jumat (19/3/2021). PT Angkasa Pura II Cabang BIM menyebutkan penerbangan internasional masih ditutup hingga akhir tahun 2021 ini. - Bisnis/Noli Hendra
Aktivitas masyarakat di Bandara Internasional Minangkabau (BIM) terlihat sepi semenjak pandemi melanda daerah Provinsi Sumatra Barat, Jumat (19/3/2021). PT Angkasa Pura II Cabang BIM menyebutkan penerbangan internasional masih ditutup hingga akhir tahun 2021 ini. - Bisnis/Noli Hendra

Bisnis.com, JAKARTA – PT Angkasa Pura II atau AP II menargetkan 20 bandara kelolaannya memiliki Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dengan kapasitas 26,34 MWp pada 2025.

Direktur Utama AP II Muhammad Awaluddin mengatakan perseroan berkomitmen dalam pemanfaatan energi baru terbarukan (EBT) di seluruh bandara yang dikelolanya. 

"Penggunaan EBT di bandara sejalan dengan kesepakatan antara Airport Council International [ACI] dan seluruh operator bandara di dunia untuk mendukung program global Net Zero Carbon Emission 2050," ujarnya dikutip Minggu (13/2/2022).

Menurutnya, bandara menyumbang sekitar 2 persen emisi karbon dari total pangsa global sehingga untuk mengurangi emisi karbon tersebut, maka operator bandara harus berkomitmen menggunakan energi baru terbarukan hampir di seluruh aspek operasional dan pelayanan.

Selain itu lanjut Awaluddin, AP II juga menanamkan semangat kepedulian lingkungan di industri penerbangan nasional melalui pemanfaatan EBT dan ingin terus berkontribusi terhadap upaya-upaya pelestarian lingkungan.

"Pemanfaatan EBT di lingkungan AP II sangat mendukung implementasi teknologi dalam mewujudkan smart airport sehingga meningkatkan daya saing bandara-bandara AP II di era Industry 4.0," ucapnya.

Lebih jauh, dia menuturkan AP II telah memiliki masterplan pengembangan Eco Airport periode 2021 - 2030 yang mendukung visi perusahaan menjadi Smart & Connected Airport.

Pemanfaatan EBT di bandara AP II ini sambung Awaluddin, akan menggunakan teknologi-teknologi baru yang bisa diintegrasikan dengan teknologi eksisting.

Adapun, imbuhnya, di dalam masterplan Eco Airport 2021 - 2030, AP II fokus pada pemanfaatan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) sebagai energi baru terbarukan.

“Pada fase pertama yakni 2021, sudah diimplementasikan pemanfaatan EBT yakni PLTS yang dipasang di atap bangunan di sejumlah gedung di Bandara Soekarno-Hatta, Bandara Kualanamu, dan Bandara Banyuwangi dengan kapasitas 1,83 MWp [megawatt peak]," sebutnya.

Kemudian pada fase kedua yakni tahun ini, direncanakan penggunaan PLTS Atap mencapai EBT 3,78 MWp. Selanjutnya pada fase ketiga yaitu 2023-2025 direncanakan pemanfaatan PLTS di atas tanah (ground mounted) berkapasitas 18,69 MWp dan PLTS terapung (floating) berkapasitas 1,8 MWp. 

"Pada 2025, ditargetkan seluruh 20 bandara AP II telah memiliki PLTS dengan kapasitas 26,34 MWp,” tutur Awaluddin.

Sebagai tambahan, dalam pemanfaatan EBT ini, AP II mempersiapkan tiga aspek penting yakni SDM, proses, dan teknologi. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

plts angkasa pura ii ebt
Editor : Amanda Kusumawardhani

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top