Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Operasi Kereta Cepat Molor Juni 2023, Jokowi Ungkap Kendalanya

Jokowi menyatakan kereta cepat Jakarta-Bandung (KCJB) bisa mulai melakukan uji coba pada akhir tahun ini dan pada Juni 2023 bisa mulai dioperasikan untuk umum.
Aprianus Doni Tolok
Aprianus Doni Tolok - Bisnis.com 17 Januari 2022  |  16:10 WIB
Foto udara lokasi pembangunan proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) di Cikunir, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (2/11/2021). - Antara
Foto udara lokasi pembangunan proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) di Cikunir, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (2/11/2021). - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau perkembangan pembangunan proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) di Purwakarta, Senin (17/1/2022).

Secara khusus, Jokowi meninjau pembangunan pintu masuk tunnel 2 Proyek KCJB yang tengah mengalami permasalahan teknis.

"Berdasarkan laporan di lapangan dari Dirut KCIC dan Menteri Marinves, pembangunan terowongan ini berjalan lambat karena ada kendala jenis tanah yang dalam pengerjaannya diperlukan kehatian-hatian," kata Jokowi dalam konferensi pers dikutip dari YouTube Setpres, Senin (17/1/2022).

Kepala Negara juga menyampaikan bahwa secara keseluruhan pembangunan infrastruktur KCJB telah mencapai 79,9 persen.

Jokowi menargetkan uji coba kereta cepat Jakarta-Bandung sudah bisa dilakukan pada akhir tahun ini dan pada Juni 2023 bisa mulai dioperasikan untuk umum.

"Harapan kita dengan selesainya Kereta Cepat Jakarta-Bandung ini akan mengurangi kemacetan baik di Jakarta maupun Bandung dan juga mempercepat mobilitas orang dan barang," ujar Jokowi.

Dia juga berharap keberadaan KCJB bisa memberikan daya saing baru bagi Indonesia dari sisi transportasi.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan menyatakan bahwa pengerjaan tunnel 2 proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung memiliki tantangan geografis yang cukup tinggi.

Luhut mengungkapkan KCJB telah mendatangkan orang-orang hebat, yaitu para ahli di bidang konstruksi dari perguruan tinggi ternama di Indonesia. Mereka nanti akan dibantu oleh 17 ahli grouting dari Tiongkok, sehingga pekerjaan tunnel 2 ditargetkan bisa rampung pada akhir April 2022.

"Belum lagi, terowongan 2 juga merupakan terowongan single-hole double track dengan kedalaman terkubur maksimum sedalam 53,6m. Kesulitan pembangunan terowongan ini juga semakin kompleks karena berada di area clay shale atau jenis tanah dengan karakteristik yang sangat mudah melapuk apabila terkena air dan terekspose penggalian pada saat konstruksi,” kata Luhut dikutip melalui akun instagram @luhut.pandjaitan, Kamis (13/1/2022).

Oleh sebab itu, Luhut mengatakan pekerjaan tersebut perlu dilakukan dengan kehati-hatian dan kecermatan yang tinggi. Menurutnya, pertimbangan berbagai faktor keselamatan perlu diperhatikan secara serius karena pembangunan semacam ini belum pernah dilakukan di Indonesia.

Untuk membenahi hal tersebut akan dilakukan proses penyuntikkan sejumlah bahan cor kedalam tanah untuk memadatkan struktur tanah yang ada nantinya.

“Kondisi tunnel sudah semakin baik, tadi sudah mulai dikerjakan terus ke dalam karena di atas sudah di-grouting (sementasi) dengan bahan beton, dan menurut ahli-ahli ini akan mengurangi goyangan,” ungkap Luhut.

Dia melanjutkan, rampungnya projek tunnel 2 pada akhir April 2022 sekaligus menggenapkan 13 terowongan lainnya dengan total panjang keseluruhan 16.662 meter.

"Seluruh rangkaian pekerjaan ini telah mencakup 72,5 persen dari progress keseluruhan project," jelasnya.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jokowi Kereta Cepat proyek kereta cepat jakarta-bandung
Editor : Fitri Sartina Dewi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode Bisnis Indonesia Logo Epaper
To top