Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Defisit Akomodasi MotoGP Mandalika, PHRI Usul Bali Jadi Solusi

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) memproyeksikan penonton yang berasal dari luar negeri dan domestik untuk gelaran balap MotoGP tahun ini mencapai 100.000 orang. Hanya saja, total akomodasi yang terpasang dari hotel, penginapan hingga desa wisata di Lombok hanya 23.000 unit per Desember 2021.
Nyoman Ary Wahyudi
Nyoman Ary Wahyudi - Bisnis.com 05 Januari 2022  |  20:27 WIB
Penonton menyaksikan balap World Superbike (WSBK) 2021 di tribune pada Jumat (19/11/2021).  - Bisnis/Feni Freycinetia
Penonton menyaksikan balap World Superbike (WSBK) 2021 di tribune pada Jumat (19/11/2021). - Bisnis/Feni Freycinetia

Bisnis.com, JAKARTA — Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) mengusulkan Bali dapat membantu permasalahan defisit akomodasi gelaran balap MotoGP 2022 di Sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat, 18–20 Maret 2022.

Terkait hal itu, Sekretaris Jenderal PHRI Maulana Yusran meminta pemerintah untuk melonggarkan peraturan kedatangan wisatawan mancanegara yang pelesir ke Bali. Pelonggaran dapat dilakukan dengan mengizinkan wisatawan mancanegara untuk melakukan perjalanan domestik dari Bali ke gelaran balap MotoGP 2022 di Sirkuit Mandalika.

“Khusus untuk event MotoGP ini mereka bisa pergi ke Mandalika yang jaraknya tidak terlalu jauh dari Bali, ini juga bisa berdampak untuk menghidupkan kembali Bali,” kata Maulana melalui sambungan telepon, Rabu (5/1/2022).

Adapun Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) memproyeksikan penonton yang berasal dari luar negeri dan domestik untuk gelaran balap MotoGP tahun ini mencapai 100.000 orang. Hanya saja, total akomodasi yang terpasang dari hotel, penginapan hingga desa wisata di Lombok hanya 23.000 unit per Desember 2021.

Kemenparekraf belakangan tengah berusaha untuk menambah kapasitas hunian dengan menggunakan kapal terapung di kawasan Gili Tramena yang terhubung langsung dengan Mandalika. Selain itu, Kemenparekraf juga bakal mengarahkan penonton untuk tinggal di Bali.

“Kita mengejar kebutuhan akomodasi 70.000 penonton itu, ini juga berdampak positif untuk ekonomi di Bali dan NTB. Soal kualitas hotel di Bali tidak usah diragukan, apalagi kapasitasnya juga cukup besar,” tuturnya.

Sementara itu, Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Zulkieflimansyah mengatakan banyak investor mulai menunjukkan minatnya untuk berinvestasi di Kawasan Ekonomi Eksklusif (KEK) Mandalika menyusul gelaran balap MotoGP 2022 di Sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat, 18-20 Maret 2022.

Minat itu, kata Zulkieflimansyah, muncul relatif belakangan yang menyebabkan adanya kekhawatiran kekurangan akomodasi bagi wisatawan domestik hingga asing yang menonton gelaran internasional tersebut.

“Investor-investor yang akan bangun hotel itu sudah mengantre di Mandalika. Biasanya, kalau satu investor yang datang seperti Pullman tentu akan menarik investor yang lain juga,” kata Zulkieflimansyah melalui sambungan telepon, Rabu (5/1/2022).

Nantinya, dia mengatakan, isu kekurangan akomodasi itu bakal terselesaikan dengan adanya pembangunan hotel serta penginapan menyusul tingginya permintaan akomodasi untuk gelaran balap MotoGP itu.

Menurut dia, kekhawatiran kekurangan akomodasi itu muncul ketika banyak investor belum yakin terkait dengan gelaran balap internasional seperti MotoGP di Mandalika, Lombok. Banyak investor menahan diri untuk berinvestasi di tengah Pandemi Covid-19 yang menyebabkan kapasitas akomodasi untuk MotoGP tahun ini relatif kecil.

“Orang masih belum percaya ini benar [terlaksana], banyak investor terutama bidang hotel dan penginapan wait and see, apalagi saat pandemi orang mau bikin hotel tidak masuk hitungannya, jadi wajar kalau ada perasaan kekurangan akomodasi,” tuturnya.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

hotel MotoGP KEK Mandalika
Editor : Muhammad Khadafi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode Bisnis Indonesia Logo Epaper
To top