Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PMN Setumpuk, Sri Mulyani Minta Erick Thohir Naikkan Dividen BUMN

Pembiayaan investasi bagi BUMN itu naik lebih dari dua kali lipat atau 127 persen dari realisasi 2020 senilai Rp31,3 triliun. Sri Mulyani menyatakan bahwa BUMN harus memenuhi tanggung jawab seiring kenaikan suntikan modal dari kas negara.
Wibi Pangestu Pratama
Wibi Pangestu Pratama - Bisnis.com 04 Januari 2022  |  12:56 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memberikan pemaparan dalam konferensi pers Realisasi APBN 2021 di Jakarta, Senin (3/1/2021). Bisnis - Himawan L Nugraha
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memberikan pemaparan dalam konferensi pers Realisasi APBN 2021 di Jakarta, Senin (3/1/2021). Bisnis - Himawan L Nugraha

Bisnis.com, JAKARTA — Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memerintahkan Badan Usaha Milik Negara atau BUMN untuk meningkatkan setoran dividennya karena mereka telah memperoleh banyak suntikan modal pada 2021.

Hal tersebut disampaikan oleh Sri Mulyani dalam konferensi pers APBN KiTa, Senin (3/1/2022). Secara keseluruhan, pemerintah menggelontorkan pembiayaan investasi Rp142,5 triliun sepanjang 2021.

Dari total pembiayaan investasi, porsi terbesar merupakan investasi kepada BUMN yang mencapai Rp71,2 triliun. Artinya, 49,9 persen realisasi pembiayaan investasi masuk ke kantong perusahaan-perusahaan pelat merah.

Pembiayaan investasi bagi BUMN itu naik lebih dari dua kali lipat atau 127 persen dari realisasi 2020 senilai Rp31,3 triliun. Sri Mulyani menyatakan bahwa BUMN harus memenuhi tanggung jawab seiring kenaikan suntikan modal dari kas negara.

"BUMN mendapatkan penanaman modal negara [PMN] dua kali lebih besar [dari 2020]. Makanya nanti kami ingin tahun depan dividennya bisa kembali lagi ke level sebelum pandemi Covid-19," ujar Sri Mulyani pada Senin (3/1/2022).

Kementerian BUMN mencatat bahwa pada 2016, setoran dividen perusahaan-perusahaan pelat merah ke negara mencapai Rp37,1 triliun. Jumlahnya terus meningkat hingga pada 2019 mencapai Rp51 triliun.

Adanya pandemi Covid-19 menekan jumlah setoran BUMN kepada pemerintah, yakni pada 2020 turun menjadi Rp44 triliun. Sri Mulyani pun memerintahkan agar PMN jumbo bagi BUMN pada tahun ini dapat membuat setoran dividen ke negara pada 2022 kembali meningkat.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sri mulyani pmn erick thohir
Editor : Hadijah Alaydrus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode Bisnis Indonesia Logo Epaper
To top