Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Terminal Peti Kemas Pelindo Mulai Dikelola Subholding, Ini Harapan INSA

Indonesian National Shipowners’ Association (INSA) Carmelita Hartoto berharap pengoperasian terminal peti kemas oleh PT Pelindo Terminal Petikemas dapat memberikan manfaat bagi pengguna jasa.
Anitana Widya Puspa
Anitana Widya Puspa - Bisnis.com 02 Januari 2022  |  10:51 WIB
Truk kontainer bersiap menurunkan kontainer ke dalam kawasan Terminal Peti Kemas dalam kawasan Pelindo II. - Bisnis/Anggara Pernando
Truk kontainer bersiap menurunkan kontainer ke dalam kawasan Terminal Peti Kemas dalam kawasan Pelindo II. - Bisnis/Anggara Pernando

Bisnis.com, JAKARTA – Pengguna jasa berharap segera memperoleh manfaat dari pengelolaan terminal peti kemas yang mulai dilakukan oleh subholding PT Pelabuhan Indonesia (persero) atau Pelindo.

Ketua Dewan Pengurus Pusat Indonesian National Shipowners’ Association (INSA) Carmelita Hartoto mengatakan pengoperasian terminal peti kemas oleh PT Pelindo Terminal Petikemas diharapkan dapat memberikan manfaat bagi pengguna jasa.

Sejumlah manfaat tersebut di antaranya sentralisasi penentuan tarif, adanya kesamaan layanan, jaminan kualitas pelayanan, dan kinerja operasional yang lebih baik.

"Sebagai pengguna jasa kami berharap memperoleh pelayanan yang cepat dan baik, memangkas port stay, lebih cepat kapal berlayar lebih cepat pula kembali, arus peti kemas juga pasti akan meningkat," ujarnya, Minggu (2/12/2021).

Lebih lanjut, pembenahan fasilitas terminal dan peningkatan kualitas pekerja perlu diperhatikan. Hal ini untuk menghindari ketimpangan antara satu terminal dengan terminal yang lainnya. 

Sementara itu, pengamat maritim dari Institut Teknologi Sepuluh November Saut Gurning menyambut baik pengoperasian terminal peti kemas dalam satu entitas subholding PT Pelindo Terminal Petikemas. Hal itu akan mempermudah proses perencanaan dan koordinasi sehingga setiap terminal memiliki keseragaman.

Menurutnya, standardisasi dan kesamaan proses bisnis menjadi satu perhatian yang harus segera diselesaikan oleh perseroan. 

“Kinerja operasional juga perlu ditingkatkan, agar waktu kapal di terminal lebih cepat atau dipangkas, sehingga tujuan menekan biaya dan meningkatkan kinerja logistik dapat tercapai,” terangnya.

Seperti diketahui, PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo akan mengalihkan pengelolaan sejumlah terminal peti kemas kepada subholding PT Pelindo Terminal Petikemas.

Hal itu merupakan bagian dari aksi korporasi pasca merger pada 1 Oktober 2021. Alih kelola operasi terminal direncanakan akan dilakukan mulai awal  2022.

Direktur Utama PT Pelindo Terminal Petikemas M. Adji mengatakan perusahaan akan mengelola dan mengoperasikan 27 terminal peti kemas yang tersebar di sejumlah wilayah di Indonesia.

Terminal peti kemas tersebut terdiri dari 15 terminal yang sebelumnya merupakan cabang Pelindo seperti TPK Belawan, TPK Perawang, TPK Semarang, TPK Nilam (Surabaya), TPK Banjarmasin. Selanjutnya TPK Tarakan, TPK Pantoloan, TPK Bitung, TPK Kendari, Makassar New Port, TPK Makassar, TPK Kupang, TPK Ambon, TPK Sorong, dan TPK Jayapura.

Lalu, 12 terminal lainnya merupakan terminal yang dioperasikan oleh anak perusahaan yakni PT Terminal Petikemas Surabaya (1 terminal), PT Berlian Jasa Terminal Indonesia (1 terminal), PT IPC Terminal Peti Kemas (6 terminal), PT Terminal Teluk Lamong (1 terminal), PT Kaltim Kariangau Terminal (1 terminal), PT Prima Multi Terminal (1 terminal), dan PT Prima Terminal Petikemas (1 terminal).

“Tahap pertama kami akan melakukan pengelolaan dan pengoperasian TPK Nilam di Surabaya mulai 1 Januari 2022, selanjutnya akan disusul oleh TPK Belawan, TPK Semarang, dan TPK Banjarmasin pada Februari 2022 dan seterusnya secara bertahap terminal peti kemas lainnya hingga akhir tahun,” ujarnya.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pelindo holding bumn
Editor : Amanda Kusumawardhani

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode Bisnis Indonesia Logo Epaper
To top