Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Tahun 2022, Jokowi Optimis Presidensi Indonesia di G20

Jokowi optimistis Presidensi  Indonesia di G20 adalah momentum bangsa ini berperan lebih besar dan dan menentukan bagi pemulihan perekonomian dunia.
Kepala negara anggota G20 berpose di sela-sela KTT G20 Italia pada 2020./g20.org
Kepala negara anggota G20 berpose di sela-sela KTT G20 Italia pada 2020./g20.org

Bisnis.com, JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku bersyukur Indonesia sejak 1 Desember 2021 sampai setahun ke depan memegang Presidensi G20. 

Jokowi optimistis Presidensi  Indonesia di G20 adalah momentum bangsa ini berperan lebih besar dan dan menentukan bagi pemulihan perekonomian dunia, tata dunia yang lebih sehat, adil dan berkelanjutan.

G20 adalah kelompok 19 negara plus Uni Eropa yang secara kolektif mewakili sekitar 60 persen penduduk dunia, 80 persen perekonomian dunia, dan 75 persen perdagangan global,” ujar Jokowi dikutip dari akun Instagramnya @jokowi, Jumat (31/12/2021).

Eks Gubernur DKI Jakarta itu mengungkapkan sepanjang 2021 bangsa Indonesia mengalami ujian berat. Diantaranya menanggulangi pandemi Covid-19 dan menjaga ekonomi Indonesia tetap tumbuh.

“Sepanjang tahun 2021, kita berkutat dengan dua  kerja besar, memutus rantai penyebaran virus dan menjaga ekonomi Indonesia tetap tumbuh,” ujar Jokowi.

Kendati demikian, Jokowi bersyukur, pandemi sejauh ini sudah semakin melandai. Rumah-rumah sakit kini lebih leluasa mengurusi pasien dengan penyakit non-Covid. 

“Semua itu karena peran kita semua mematuhi protokol kesehatan dan menggencarkan vaksinas,” ungkapnya. 

Dia menambahkan, dari target 208 juta sasaran vaksinasi, sampai 30 Desember 2021,pemerintah telah menyuntikkan sekitar 273 juta dosis vaksin, 60 juta vaksin dosis pertama dan lebih 113 juta dosis vaksin lengkap.

Di ujung ayunan yang lain adalah perekonomin, lanjut Jokowi, Indonesia pernah mengalami resesi, pertumbuhan minus, pelambatan ekonomi di banyak sektor dan ketidakpastian yang tinggi di segala bidang.

“Akan tetapi dengan semangat kerja keras, bangsa ini bertahan. Pereonomian kita pada kuartal III/2021, tumbuh 3,51 persen (yoy). Di sisi lain pandemi mendorong dunia baru, peradaban digital, e-commerce misalnya mencapai nilai US$24,8 miliar tahun ini,” tuturnya.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Indra Gunawan
Editor : Hafiyyan
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper